MADIUN – Hari H peringatan Hari Jadi ke-104 Kota Madiun memang sudah lewat. Namun, rangkaian peringatannya masih belum usai. Bahkan, masih ada peringatan seru lagi menarik sepanjang Juli mendatang. Salah satunya, Madiun Mantu. Pun, Pemerintah Kota Madiun serius dalam mempersiapkan acara tersebut. Rakor terkait itu digelar dengan dipimpin langsung Wali Kota Maidi di ruang 13, Jumat (24/6).

‘’Punya gawe harus sukses. Tidak apa, kita berkorban banyak demi kesuksesan acara,’’ kata wali kota.

Madiun Mantu tersebut memang merupakan salah satu agenda penting rangkaian Hari Jadi. Sebab, bakal ada pemecahan rekor di dalamnya. Yakni, prosesi acara adat sambung tuwuh terbanyak. Yakni, ada 104 pohon pisang sambung tuwuh nantinya. Ratusan pohon pisang itu bakal dipasang di trotoar Jalan Pahlawan dari Mapolres Madiun Kota sampai Rumah Dinas yang menjadi tempat pernikahan. Selain itu, juga melibatkan ratusan domas atau kembar mayang.

‘’Nanti juga ada pak Sandiaga Uno, karenanya harus maksimal. Apa yang belum, segera dicukupi dari sekarang,’’ lanjut wali kota.

Berbagai hal dibahas dalam rakor. Mulai kesiapan pisang, tempat pemasangan, sampai keamanannya. Wali kota menyebut event Madiun Mantu wajib menjadi magnit wisatawan. Selain itu, juga menggerakkan perekonomian. Rencananya, juga ada lomba rias pengantin. Dengan begitu, akan ada banyak keseruan. Mempelai juga akan diarak menggunakan kereta kuda.

‘’Semua OPD yang mendapat tanggung jawab harus segera bergerak. Acara ini kita buat semenarik mungkin,’’ tegasnya.

Selain Madiun Mantu, masih ada sejumlah agenda peringatan pada Juli mendatang. Di antaranya, Pekan Raya Kota Madiun, Pameran Pesona Pusaka, Madiun Sunatan, Deklarasi 5 Pilar STBM, Pagelaran Musik Tradisional, Festival Djajanan Madioenan, Grand Opening Bogowonto Culinary Fest, dan Madiun Lawu Challenge 2022. (dhevit/agi/diskominfo)