MADIUN – Wali Kota Madiun, Maidi, bersama wakil rakyat kembali menemui masyarakat. Kali ini bertemu masyarakat Kelurahan Pandean, Kamis (23/6). Pertemuan dengan RT/RW, PKK, Dasa Wisma, dan Kader Posyandu tersebut berlangsung di Lapak UMKM kelurahan setempat. Pertemuan sengaja menghadirkan kaum perempuan lantaran mengedepankan tema pencegahan kekerasan pada anak.

‘’Anak itu waktunya tumbuh dan berkembang. Masa-masa ini harus menyenangkan agar perkembangan anak maksimal,’’ kata wali kota.

Karenanya, lanjut wali kota, orang tua wajib memberikan kasih sayang yang maksimal. Kasih sayang ini wajib diberikan setiap saat. Apalagi, dalam masa sekolah. Anak yang mendapat kasih sayang maksimal, pembelajaran yang didapat di kelas juga akan optimal. Sebaliknya, anak yang kurang mendapat kasih sayang akan kesulitan menerima pembelajaran.

‘’Kalau berangkat sekolah itu sudah tidak menyenangkan, di kelas juga akan sulit menerima pelajaran,’’ terangnya.

Wali kota mengajak masyarakat, terutama ibu-ibu untuk memberikan porsi kasih sayang yang tepat kepada anak. Hal itu akan berpengaruh untuk masa depannya. Wali kota menambahkan permasalahan dalam keluarga memang selalu ada. Namun, orang tua baiknya bisa menahan emosi pada anak. Dengan begitu masa keemasan anak bisa berjalan maksimal.

‘’Harus bisa menahan emosi. Kenakalan anak itu wajar. Jangan dilawan dengan amarah. Anak bisa semakin nakal,’’ imbuhnya.

Dalam pertemuan tersebut wali kota juga mensosialisasikan sejumlah program kerja. Salah satunya, program peningkatan SDM. Yakni, dengan menggelar kelurahan idol. Program tersebut sebagai sarana pemerintah untuk mencari bakat-bakat masyarakat. Harapannya, minat dan bakat masyarakat terfasilitasi.

‘’Kota ini SDM masyarakatnya harus pintar. Terutama anak-anak sebagai generasi penerus ke depan,’’ pungkasnya. (lucky/agi/diskominfo)