MADIUN – Wali Kota Maidi optimis Kota Madiun bisa mendapatkan predikat utama dalam program Kota Layak Anak (KLA) tahun 2022. Hal itu seperti yang disampaikannya dalam giat verifikasi KLA tahun 2022 secara hybrid di GCIO, Kamis (9/6).

“Target utama. Anggaran kita naikan, kegiatan kita naikan, semua indikator sudah kita penuhi,” tegasnya.

Indikator yang sudah dipenuhi, di antaranya terdiri dari hak anak hingga seluruh fasilitas yang digunakan untuk menunjang kegiatan anak semua sudah ada. Mulai dari pencegahan kematian bayi, pencegahan stunting hingga beberapa program pro-anak dan mendukung KLA juga telah dijalankan.

Di antaranya, pengadaan laptop dan seragam gratis bagi siswa SD-SMP. Hingga peningkatan imunisasi dan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6–11 tahun.

“Kemarin kita dapat predikat Nindya. Saya sudah buatkan perwal iklan rokok tidak boleh di kota, kalau semua sudah dipenuhi ya harus optimis kita dapat utama,” ungkapnya.

Wali kota menyebut, harus ada komitmen bersama dalam mewujudkan hak-hak anak dan perlindungan anak. Anak harus mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah. Hal itulah yang telah dilakukan di Kota Madiun.

Melalui serangkaian penyampaian paparan program KLA itu, wali kota berharap predikat Kota Layak Anak Utama mampu diraih Kota Madiun.
(WS Hendro/kus/diskominfo)