MADIUN – Calon Jamaah Haji (CJH) Kota Madiun tahun ini akhirnya diberangkatkan, Selasa (7/6). 90 CJH asal Kota Madiun diberangkatkan dari Asrama Haji Kota Madiun sekitar pukul 16.15 untuk menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Rombongan baru akan diterbangkan ke Madinah besok malam.

Wali Kota Madiun Maidi bersama Forkopimda memberangkat rombongan jamaah secara simbolis. Wali kota berpesan kepada jamaah untuk tidak banyak memikirkan hal-hal di luar ibadah. Hal itu dengan harapan ibadah bisa berjalan khusyuk dan pulang bisa menjadi haji yang mabrur.

‘’Tidak usah memikirkan yang di Kota Madiun. Keluarga yang di Kota Madiun juga tidak perlu memberi kabar aneh-aneh. Biar para jamaah fokus dan khuysuk,’’ kata wali kota.

Wali kota mengaku persiapan sudah maksimal. CJH sudah siap 100 persen untuk melaksanakan ibadah haji di tanah suci. Baik dari segi fisik, mental, dan kerohanian. Seperti diketahui, pendampingan dan pembinaan terus dilakukan. Jamaah setidaknya sudah melakukan lima kali manasik. Dari segi kerohanian, Pemkot Madiun juga mengajak para jamaah untuk isthigosah, yasinan, dan doa bersama di Rumah Dinas Wali Kota Madiun beberapa waktu lalu.

‘’Kita masih punya tanggungan, Kemenag, KBIH, MUI, dan keluarga akan kita ajak doa bersama di Rumdin mendoakan jamaah yang berangkat. Semoga berangkat selamat, pulang juga selamat dan menjadi haji yang mabrur,’’ ungkapnya.

Wali kota menambahkan terdapat lima Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Madiun yang turut melaksanakan ibadah haji tahun ini. Salah satunya, merupakan pendamping jamaah. Yakni, ASN dari Bagian Perekonomian dan Kesejahteraan Masyarakat Setda Kota Madiun. Biarpun begitu, wali kota menegaskan tidak akan mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

‘’Sudah, secara sistem sudah jalan. Siapa menganggantikan tugas siapa itu sudah jelas. Pelayanan tidak akan terganggu,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/diskominfo)