MADIUN – Persiapan peringatan Hari Jadi ke-104 terus dimatangkan. Terakhir, Wali Kota Madiun, Maidi memimpin langsung rapat dengan bersama Kepala OPD hingga camat dan lurah terkait peringatan Hari Jadi di ruang 13 Balai Kota, Senin (6/6). Setidaknya, terdapat 22 agenda kegiatan dalam peringatan Hari Jadi ke-104 tersebut.

‘’Ada banyak kegiatan, total ada 22 agenda. Saya ingin ini dimaksimalkan semua. Jangan sampai pulang membawa kekecewaan,’’ kata wali kota.

Pasalnya, tingkat kunjungan ke Kota Madiun sudah cukup baik belakangan ini. Kunjungan wisatawan diprediksi bakal melonjak selama rangkaian peringatan Hari Jadi kota. Wali kota menghendaki semua agenda dipersiapkan benar. Harapannya, tidak meninggalkan kesan negatif wisatawan yang datang. Wali kota menginstruksikan setiap OPD pendamping harus aktif berkoordinasi dengan pelaksana.

‘’Termasuk OPD lain juga harus membantu. Apa yang kurang harus segera dikoordinasikan, kalau ada masalah segera dilaporkan agar segera tersolusikan,’’ tegasnya.

Wali kota menyebut ada banyak kegiatan menarik dalam peringatan Hari Jadi. Beberapa kegiatan sudah terlaksana seperti sarasehan budaya terkait pencak silat. Ke depan, masih ada berbagai kegiatan yang bernuansa seni, budaya, dan olahraga. Seperti event Pekan Raya Madiun yang di dalamnya tersaji kegiatan komunitas, musik, kuliner, bazar barang antik, dan lain sebagainya. Rencananya, sejumlah pejabat direncanakan juga datang. Di antaranya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan lain sebagainya.

‘’Ini event besar, ada banyak tamu pejabat penting. Hal-hal kecil juga harus diperhatikan. Termasuk jalan, lampu, taman, dan lainnya. Yang kurang maksimal segera saja,’’ ungkapnya.

Sementara untuk Juli mendatang, juga akan hadir event bersepeda di Kota Madiun. Beberapa pesertanya datang dari manca negara. Wali Kota Maidi juga menyebut kegiatan tersebut juga harus maksimal. Berbagai kegiatan rangkaian Hari Jadi bisa menjadi pembuka setelah dua tahun vakum akibat pandemi Covid-19.

‘’Orang-orang pasti antusias karena sudah dua tahun vakum tidak ada kegiatan. Jangan sampai mereka kecewa. Ini penting karena bisa berdampak pada kegiatan-kegiatan lain ke depannya,’’ pungkasnya. (dhevit/agi/diskominfo)