MADIUN – Rangkaian acara memperingati Hari Jadi ke-104 Kota Madiun telah dimulai. Sabtu (4/6), Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, Dan Olahraga menggelar event Sarasehan Budaya Pencak Silat.

Acara tersebut berlangsung di halaman Balai Kota Madiun dan dibuka oleh Wali Kota Madiun Maidi.

“Madiun banyak potensi. Khususnya, pencak silat kita punya 14 perguruan. Dari sini banyak melahirkan pendekar di seluruh dunia,” tuturnya saat diwawancarai setelah acara.

Menurut wali kota, pembangunan yang dilakukan di Kota Madiun tidak hanya fokus terhadap infrastruktur fisik saja. Melainkan juga, potensi budaya yang mendunia. Sehingga, pembangunan fisik dan non fisik berjalan secara seimbang.

Lebih lanjut, wali kota mengatakan bahwa melalui kegiatan sarasehan budaya ini ke depannya akan ditindaklanjuti dengan program-program unggulan lainnya. Terutama, dalam hal meningkatkan potensi budaya sebagai daya tarik wisata.

“Kota Madiun tidak punya wisata alam. Tidak punya sawah, ladang. Tapi kita punya UMKM, punya potensi lainnya yang bisa kita kembangkan,” ujarnya.

Dalam upaya pengembangan potensi budaya tersebut, orang nomor satu di Kota Pendekar itu juga akan melibatkan berbagai pihak terkait. Termasuk, perguruan silat. Harapannya, dapat melahirkan suatu program unggulan yang diminati banyak orang. Tidak hanya dalam kota, tetapi juga luar Kota Madiun. Bahkan, internasional.

“Di ulang tahun ke-104 ini apa yang menjadi potensi kota kita gali. Potensi ini harus kita wujudkan untuk gas ekonomi,” tandasnya. (Dhevit/irs/diskominfo)