MADIUN – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Madiun menjadi salah satu modal dalam pembangunan kota. Hal itu seperti yang disampaikan Wali Kota Maidi dalam kegiatan peningkatan toleransi dan kerukunan dalam kehidupan beragama yang digelar di GCIO, Selasa (31/5).

Dalam kesempatan tersebut orang nomor satu di Kota Pendekar itu mengatakan bahwa FKUB ada untuk merukunkan semua keanekaragaman yang ada di kota. Baik agama, suku, dan budaya.

“Kota ini sudah mampu menciptakan kerukunan umat beragama sejak dulu. Keberadaan Masjid Kuncen berdiri abad 14, setelah itu Masjid Taman, Bakorwil, Gereja, Klenteng, dan Masjid besar,” jelasnya.

Artinya, lanjut wali kota, kerukunan umat beragama di kota sudah ada sejak dulu. Maka dari itu, adanya FKUB diharap mampu menjaga kerukunan dan keberagaman yang ada di Kota Madiun.

“Dimana keanekaragaman menyatu satu konsep satu gagasan, kota akan cepat untuk pembangunan. Disinilah fungsi FKUB, maka saya sangat terima kasih sekali,”ungkapnya.

Wali kota berharap, seluruh anggota FKUB mampu untuk menjaga kondisi baik yang ada di Kota Madiun. Jangan mengedepankan ego dan harus saling menghargai kesepakatan yang telah ada.
(WS Hendro/kus/diskominfo)