MADIUN – Upacara bendera dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) berlangsung khidmat di Kota Madiun, Jumat (13/5). Sebagai daerah dengan status PPKM Level 1, Pemerintah Kota Madiun bisa menggelar upacara secara tatap muka namun terbatas, minimalis, dan tetap dengan menerapkan protokol kesehatan. Upacara berlangsung di Ngrowo Bening Edupark dengan Wali Kota Madiun, Maidi sebagai inspektur upacara.

Upacara juga berlangsung menarik dengan peserta dari perwakilan guru PAUD, SD dan SMP tersebut mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah. Wali Kota Madiun, Maidi menyebut hari pendidikan wajib untuk terus dikenang dan diperingati. Pendidikan merupakan akar dari segala upaya penyelesaian masalah. Baik itu bidang ekonomi, kesehatan, pengentasan kemiskinan, hingga perubahan di masa depan.

‘’Dunia ini berubah setiap detik, setiap waktu. Perubahan itu tidak terlepas dari dunia pendidikan,’’ kata wali kota.

Dunia pendidikan, lanjut wali kota, melahirkan banyak ilmu pengetahuan untuk perubahan tersebut. Karenanya, lembaga pendidikan wajib untuk terus dikembangkan dan ditingkatkan kualitasnya. Wali kota menyebut orang pendidikan jangan stagnan apalagi tidur. Orang dunia pendidikan harus terus berubah lebih baik. Harus terus mengembangkan diri dengan belajar, belajar, dan belajar.

‘’Dunia pendidikan Kota Madiun jangan tidur. Jadilah agen-agen perubahan ke depan. Hal itu hanya bisa diwujudkan dari pengembangan diri dengan terus diimplementasikan langsung. Ilmu tanpa dipraktekkan tidak akan meninggalkan pengalaman berharga yang menghasilkan perubahan tadi,’’ jelasnya.

Wali kota membuka pintu selebar-lebarnya untuk pengembangan diri. Bahkan, menyilahkan untuk mendatangkan nara sumber yang berkompeten terkait hal tersebut. Wali kota ingin SDM dunia pendidikan di Kota Madiun terus mengembangkan diri. Hal itu penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan Kota Pendekar.

‘’Pendidikan ini berperan penting dalam peningkatan kualitan SDM juga indek pembangunan masyarakat (IPM). SDM yang berkualitas akan membawa kesejahteraan paling tidak untuk diri sendiri,’’ ujarnya.

Dalam peringatan itu juga diberikan apresiasi kepada insan pendidikan berprestasi. Di antaranya, penghargaan perempuan berjasa dan berprestasi bidang pendidikan, penyerahan lomba batik guru dan siswa, lomba outdoor learning jenjang SD dan SMP, lomba ODL video, serta penyerahan piala lomba profil pelajar pancasila. Selain itu, juga mengemuka stan pameran dari perwakilan MKKS dan lembaga pendidikan lainnya di Kota Madiun. (ws hendro/agi/diskominfo)