MADIUN – Kampung KB Kapendis berkesempatan menjadi yang terbaik di tingkat Provinsi Jawa Timur. Bagaimana tidak, Kampung KB Kelurahan Rejomulyo tersebut masuk tiga besar lomba Kampung KB terbaik tingkat provinsi tahun ini. Peninjauan lapangan tim penilai pun dilakukan, Kamis (12/5). Wali Kota Madiun, Maidi berharap tim penilai memberikan penilaian apa adanya agar kekurangan dapat segera dicukupi.

‘’Yang pertama tentu kita bersyukur ya. Dari sekian kabupaten-kota yang mengikuti, kita masuk nominasi. Kita masuk tiga besar. Sekarang tinggal di-rangking,’’ kata wali kota.

Karenanya, wali kota meminta tim memberikan penilaian secara professional. Bahkan, wali kota meminta masukan dan saran atas setiap kekurangan. Hal itu penting untuk perbaikan ke depan. Wali kota tidak ingin menang tetapi semu. Artinya, menang tetapi kondisi sebenarnya jauh dari kesan juara. Sebab, wali kota berharap Kampung KB Kapendis bisa menjadi percontohan ke depan.

‘’Kalau menang, ya menang yang berkualitas. Jangan sampai ada yang kemari studi banding, kemudian kecewa karena kondisi di lapangan kurang maksimal. Karenanya, kalau ada kekurangan tolong diberikan masukan,’’ jelasnya.

Ketua Tim Penilai Lomba Kampung KB Terbaik, Ali Imran menyebut ada 30 profil yang masuk dalam lomba kali ini. 30 profil tersebut dari 24 kabupaten-kota di Jawa Timur. Beberapa daerah memang mengirim lebih dari satu profil Kampung KB yang dimiliki. Penilaian sudah dilakukan sejak saat itu hingga terpilih tiga nominator untuk kategori kota. Kota Madiun dengan Kampung Kapendis Kelurahan Rejomulyo salah satunya. Dua lainnya dari Kota Mojokerto dan Probolinggo.

‘’Tentu saja, ada indikator-indikator yang harus dipenuhi. Hari ini kami melakukan verifikasi antara yang tertuang dalam profil dengan kondisi riil di lapangan,’’ ungkapnya.

Imran menyebut Kota Madiun cukup memiliki banyak kelebihan. Salah satunya, memiliki Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). Melalui program ini, pemahamam akan pentingnya pengendalian penduduk sudah mulai ditanamkan sejak dini. Dirinya juga meninjau lokasi SSK di SDN 02 Rejomulyo dalam penilaian tersebut. (dhevit/agi/diskominfo)