MADIUN – Giat bertemu masyarakat yang dilakukan Wali Kota Madiun, Maidi kembali berlanjut. Kegiatan yang dikemas cangkrukan itu sampai di Kecamatan Taman, Rabu (11/5) malam. Kegiatan juga menjadi sarana untuk ber-halal bihalal dengan masyarakat karena masih bernuansa lebaran Idul Fitri.

‘’Dalam kehidupan ini tentu ada gesekan-gesekan. Karenanya, saya memohon maaf kepada semuanya,’’ kata wali kota saat Cangkrukan dan Halal Bi Halal bersama Wali Kota dan Anggota DPRD Dalam Rangka Menjaga Keamanan dan Stabilitas Ketertiban di Wilayah Kecamatan Taman.

Dalam kesempatan itu wali kota juga menyampaikan program pembangunan ke depan. Salah satunya, di wilayah Kecamatan Taman. Kawasan Bundaran Taman akan ditambahkan lampu air mancur seperti di titik lain. Selain itu, bagian trotoarnya juga dilebarkan. Kawasan tersebut akan disulap menjadi ibu kota kedua.

‘’Daerah sini akan kita jadikan seperti Pahlawan Street Center (PSC). Kita jadikan ibu kota Kecamatan Taman,’’ jelas wali kota.

Hal itu penting untuk memecah keramaian. Seperti diketahui, konsenterasi masyarakat masih di sekitar tengah kota. Karenanya, dibutuhkan titik-titik keramaian baru. Rencananya, setiap kecamatan akan memiliki satu titik keramaian baru yang menjadi ibu kota kecematan tersebut. Masih diseputar Kecamatan Taman, wali kota menyebut juga akan membangun satu joglo besar di depan DPRD Kota Madiun. Tempat itu, sekaligus untuk memfasilasi masyarakat yang mau berunjuk rasa.

‘’Yang mau demo nanti di situ. Jadi tidak perlu mengganggu jalan. Semua kita fasilitasi,’’ pungkasnya. (nanda/agi/diskominfo)