MADIUN – Kegiatan Safari Radaman Wali Kota Madiun, Maidi tidak hanya di masjid dan musala. Namun, juga sampai ke pondok pesantren (ponpes). Salah satunya, di Ponpes Gading Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Manguharjo, Kamis (21/4) malam. Tak hanya, ibadah Salat Isya’ dan Tarawih, kegiatan juga sarat sosialisasi protokol kesehatan, sosialisasi program kerja, serap aspirasi, hingga penyaluran bantuan.

Wali Kota Maidi menyebut Ramadan kali ini sudah sedikit berbeda dibanding dua tahun sebelumnya. Sudah lebih banyak kelonggaran. Hal itu, lantaran kasus Covid-19 sudah semakin bisa dikendalikan. Selain masyarakat yang selalu berdisiplin protokol kesehatan, capaian vaksinasi juga tinggi. Pemerintah Kota Madiun terus berupaya mendekatkan layanan vaksinasi Covid-19 ke masyarakat dengan berbagai cara. Mulai gerai vaksinasi di sumber wangi, bersamaan kegiatan pemerintah, hingga secara door to door.

‘’Biarpun kita sudah level 1, tetapi jangan lengah. Kegiatan boleh, tetapi prokes jangan sampai ditinggalkan,’’ kata wali kota.

Prokes penting untuk memutus rantai penularan. Selain itu, prokes merupakan bentuk perlindungan diri dari luar. Lebaran nanti, lanjut wali kota, ada banyak warga yang mudik. Artinya, Kota Madiun bakal banyak didatangi warga dari luar daerah. Prokes merupakan salah satu kewajiban untuk saling menjaga diri. Selain itu, vaksinasi juga harus tuntas sebagai perlindungan dari dalam.

‘’Prokes tetap harus dijalankan dan vaksin dituntaskan. Kalau itu dijalankan, sudah kita akan cepat lepas dari pandemi ini,’’ jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan bantuan sembako, bantuan sosial tempat ibadah, dan juga jaminan sosial ketenagakerjaan kepada modin, guru TPA, dan juga penjaga makam. (dhevit/agi/diskominfo)