MADIUN – Kegiatan keagamaan di Kota Madiun wajib berjalan aman dan lancar. Tak terkecuali ibadah perayaan Paskah. Pun, Wali Kota Madiun, Maidi sengaja meninjau langsung jalannya ibadah Umat Katolik di salah satu gereja di Kota Pendekar, Sabtu (16/4) malam. Wali kota menegaskan kegiatan ibadah Paskah di Kota Madiun tidak hanya aman dan lancar. Namun, juga mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.

‘’Covid-19 masih menyelimuti kita. Karenanya, silahkan beribadah tetapi tetap dengan protokol kesehatan,’’ kata wali kota saat meninjau upacara cahaya dalam Misa Vigili Paskah di gereja Santo Cornelius, Sabtu malam.

Wali kota mengatakan pengendalian Covid-19 cukup baik di Kota Madiun. Karenanya, kegiatan ibadah di tempat ibadah diperkenankan. Namun, jamaah tidak boleh meninggalkan aturan protokol kesehatan. Mulai pakai masker, jaga jarak, dan sering mencuci tangan. Wali kota menyebut Covid-19 tidak menghalangi ibadah. Namun, ibadah juga jangan sampai menjadi sarana penularan Covid-19.

‘’Covid-19 ini harus kita lawan. Karenanya, saya mohon doa jemaat semua, agar Covid-19 ini segera meninggalkan kita semua,’’ jelasnya.

Wali kota menambahkan perayaan Paskah tahun ini cukup spesial karena bersamaan ibadah puasa Ramadan bagi umat Islam. Masyarakat muslim di Kota Madiun juga berbondong-bondong ke masjid dan musala untuk melaksakan ibadah. Wali Kota Maidi juga melakukan Safari Ramadan Salat Tarawih dan Jumat dari satu masjid ke masjid yang lain. Kegiatan berkeliling itu juga sarana peninjauan penerapan protokol kesehatan jamaah saat beribadah.

‘’Intinya, kita tidak boleh menyerah dari Covid-19. Dalam setiap kegiatan harus dengan protokol kesehatan. Dalam setiap ibadah harus kita selipkan doa agar Covid-19 segera berakhir,’’ pungkasnya. (ws hendro/nanda/agi/diskominfo)