MADIUN – Sosialisasi protokol kesehatan semakin gencar dilakukan Wali Kota Madiun, Maidi. Salah satunya terlihat saat Safari Ramadan Salat Isya’ dan Tarawih di Musala Al Muhajirin 1 Kelurahan Rejomulyo, Kamis (14/4) kemarin. Sosialiasi prokes semakin digalakkan memasuki paruh Ramadan ini.

‘’Lebaran nanti sudah boleh mudik. Banyak yang datang ke kota kita. Saya minta semua saja untuk tetap berhati-hati. Protokol kesehatan jangan sampai ditinggalkan,’’ kata wali kota.

Hal itu penting mengingat Covid-19 masih ada. Pandemi masih berlangsung. Biarpun saat ini kasus konfirmasi Covid-19 cukup melandai. Namun, penularan masih terjadi. Setidaknya, masih ada 17 kasus aktif di Kota Madiun sampai saat ini. Wali Kota Maidi berharap penularan terus ditekan hingga kasus semakin turun.

‘’Nah, untuk memutus rantai penularan ini salah satunya dengan prokes. Pakai masker, jaga jarak, cuci tangan, dan lainnya. Kedua dengan vaksin,’’ jelasnya.

Vaksinasi Covid-19 penting sebagai bentuk perlindungan dari dalam. Vaksin, lanjut wali kota, memang tidak mencegah seseorang untuk tertular. Tetapi vaksin mengurangi resiko yang ditimbulkan. Karenanya, wali kota berharap masyarakat melakukan vaksinasi sampai tuntas. Pemerintah Kota Madiun terus berupaya mendekatkan layanan vaksinasi kepada masyarakat. Mulai gerai vaksinasi di Sumber Umis sampai di tempat lokasi Safari Ramadan.

‘’Kita ini perlu perlindungan luar-dalam. Masker itu perlindungan luar, vaksinnya perlindungan dalam. Kalau itu dijalankan, Covid-19 semakin cepat selesai,’’ ungkapnya.

Dalam kegiatan juga dibagikan bantuan sembako dan juga jaminan sosial ketenagakerjaan kepada modin, guru TPA, dan juga penjaga makam. (dhevit/agi/diskominfo)