MADIUN – Tinggal menghitung hari, tepatnya pada 29 April nanti, kepemimpinan Wali Kota Maidi dan Wakil Wali Kota Inda Raya Ayu Miko Saputri berjalan tiga tahun. Berbagai capaian prestasi dan banyak perubahan dalam pembangunan di Kota Pendekar terjadi. Mulai dari hambatan, prestasi, hingga target memajukan kota disampaikan Wali Kota Maidi dalam giat Wali Kota Menyapa yang digelar pada Selasa (13/4).

Dalam kesempatan itu orang nomor satu di Kota Madiun itu mengatakan bahwa dalam memimpin kota selama tiga tahun, salah satu hambatan yang dialami yakni adanya pandemi Covid-19. Terutama terkait kebijakan pemerintah pusat mengenai refocusing anggaran.

“Anggaran dipangkas untuk Covid, padahal target kita banyak. Maka saya minta pengusaha bantu dengan CSR. Akhirnya pembangunan tetap bisa dijalankan meskipun tertunda Insyaallah hambatan sudah kita lalui,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, wali kota juga mengatakan memiliki target untuk kota, salah satunya terkait pembangunan fisik. Dirinya mengatakan, pemerintahan yang transparan menjadi andalan. “Kita terbuka, semua kegiatan salah satunya bisa dilihat di madiuntoday. Dewan juga saya ajak musrenbang keliling kelurahan supaya semakin dekat dengan masyarakat,” terangnya.

Untuk diketahui, terdapat 33 program unggulan yang terangkum dalam Panca Karya di kepemimpinan MADA kali ini. Dalam tiga tahun, wali kota menyebut sudah hampir semua program terlaksana.

“Alhamdulillah, sudah hampir semua program terlaksana ya. Memang kita kebut semua di tahun-tahun awal. Saya belum cukup puas ya. Artinya, masih ada yang harus ditingkatkan. Ada yang harus kita kejar. Dua tahun ini akan saya manfaatkan untuk mengejar itu. Seperti dalam lirik lagu Madiun Nyaman dan Damai, Kota Madiun ini akan menjadi kota yang nomor satu di negeri ini,” pungkasnya.
(WS Hendro/kus/diskominfo)