MADIUN – Wali Kota Maidi melaunching gerakan 5.500 penghatam Al-Quran, Selasa (12/4). Gerakan tersebut diikuti oleh perwakilan masyarakat, perwakilan OPD, PKK Kelurahan dan Kecamatan, Dharma Wanita, GOW, hingga melibatkan warga yang ada di pondok pesantren.

Orang nomor satu di Kota Madiun itu menyebut, di bulan Ramadan tahun ini harus optimal dalam beribadah. Salah satunya melalui gerakan menghatam Al-Quran.

“Tahun lalu hampir tidak ada kegiatan. Tahun ini kita cari ibadah semaksimal mungkin. Banyak yang doa, harapannya apa yang kita inginkan terkabul,” jelasnya.

Gerakan menghatam Al-Quran ini, lanjutnya, bisa dilakukan di tempat masing-masing individu berada. Kedepan wali kota berharap gerakan yang selesai di akhir bulan Ramadan ini bisa terus bertambah penghatamnya.

“Kalau tahun ini 5.500, kedepan mudah-mudahan tahun depan tambah banyak. Sampai 10.000,” ungkapnya.

Melalui launchingnya gerakan ini, wali kota berharap masyarakat Kota Madiun lebih mampu memaknai Ramadan sebagai waktu untuk semakin optimal dalam beribadah dan berdoa.

“Ramadan ini kan setahun sekali. Jadi harus kita optimalkan,” pungkasnya.
(Dhevit/kus/diskominfo)