MADIUN – Pemerintah Kota Madiun bersama DPRD Kota Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Wali Kota Madiun tahun 2021, Jumat (25/3).

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Madiun Maidi menyampaikan laporan capaian Pemkot Madiun selama 2021. Di antaranya, pendapatan asli daerah (PAD) yang mencapai Rp 1,1 triliun.

“Atau, dalam persentase mencapai 109,37 persen. Sehingga, melebihi target yang ditetapkan Pemkot Madiun untuk PAD 2021,” ujarnya.

Sedangkan, untuk penggunaan APBD selama 2021 mencapai 84,19 persen. Yakni, dari target Rp 1,275 triliun hanya tercapai Rp 1,073 triliun.

Sementara itu untuk laju pertumbuhan ekonomi Kota Madiun pada 2021 mencapai 4,73 persen, indeks pembangunan manusia 81,25, inflasi 2 persen, tingkat pengangguran terbuka 8,15 persen, dan tingkat kemiskinan 5,09 persen.

“Kemiskinan kita meningkat tapi standar garis kemiskinannya juga ikut naik dan kita terendah ketiga di Jatim,” jelasnya.

Dalam agenda tersebut juga disampaikan capaian indikator kinerja pemerintah daerah, capaian penghargaan, hingga perkembangan Covid-19 dan vaksinasi di Kota Madiun selama 2021.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Madiun Andi Raya Bagus Miko Saputra mengatakan bahwa laporan yang disampaikan oleh wali kota hari ini akan ditindaklanjuti dengan pembentukan panitia khusus di DPRD dan segera dipaparkan dalam rapat paripurna selanjutnya. (Nanda/irs/diskominfo)