BALI – Presiden Joko Widodo menargetkan pertumbuhan ekonomi hingga 1,7 persen pada 2022. Salah satu caranya adalah dengan menginstruksikan seluruh instansi di Indonesia untuk melaksanakan belanja pemerintahan melalui produk-produk dalam negeri.

‘’Tahun ini saya targetkan belanja produk dalam negeri mencapai Rp 400 triliun,’’ ujar Presiden Jokowi saat menghadiri Business Matching Belanja Produk Dalam Negeri 2022 di Nusa Dua Bali, Jumat (25/3).

Menurut presiden, seluruh negara di dunia saat ini sedang mengalami kesulitan ekonomi. Maka, langkah-langkah strategis harus dilakukan oleh Pemerintah Indonesia agar kestabilan ekonomi dalam negeri tetap terjaga.

Untuk itu, presiden mengingatkan kepada instansi pemerintahan untuk mengurangi, bahkan menghapus penggunaan produk impor. Menurutnya, banyak produk lokal yang tak kalah bagus kualitasnya dari produk impor. ‘’Bangga produk buatan Indonesia,’’ tegasnya.

Lebih lanjut, presiden mengimbau agar dibentuk tim penggunaan produk dalam negeri di setiap daerah. Sehingga, upaya penggunaan produk lokal ini dapat dilaksanakan dengan lebih optimal.

Sementara itu, Wali Kota Madiun Maidi yang menghadiri kegiatan tersebut turut mendukung instruksi Presiden Jokowi. Penggunaan produk lokal akan semakin ditingkatkan di Kota Madiun.

‘’Selama pandemi kita sudah terapkan pola-pola seperti arahan Pak Presiden (Jokowi, red). Salah satunya, mewajibkan ASN belanja UMKM setiap hari dan itu semua ada laporannya secara detail di mana belanjanya dan uang yang dihabiskan untuk belanja,’’ paparnya. (WS Hendro/irs/diskominfo)