MADIUN – Pengembangan investasi di kawasan Selingkar Wilis terus dilakukan. Salah satu upaya mewujudkannya dengan digelarnya bussiness networking forum (BNF) yang digelar di Hotel Aston, Selasa (8/3).

Dalam kesempatan itu Wali Kota Madiun Maidi berkesempatan menjadi narasumber di acara yang diikuti oleh seluruh perwakilan pemangku kepentingan di kawasan Madiun Raya. Kesempatan itu dijadikan wali kota sebagai sarana untuk memaparkan potensi yang dimiliki oleh Kota Pendekar.

Mulai dari potensi investasi, potensi sumber daya manusia, hingga potensi wisata dalam kota yang ada. Orang nomor satu di Kota Madiun itu menyebut, Kota Madiun memang daerah yang kecil, namun diapit oleh 11 kabupaten yang memiliki total penduduk hampir 10 juta orang.

“Potensi yang dimiliki kota luar biasa. Walaupun kotanya kecil, tapi kita punya pangsa pasar yang besar. Sehingga para investor kalau tidak menanamkan investasi di Kota Pendekar sayang sekali,” terangnya.

Menurut wali kota, yang dibutuhkan untuk mengembangkan potensi-potensi yanh ada yakni dengan cara saling bersinergi dan bekerjasama untuk kemajuan kawasan Madiun Raya.

“Kota ini diapit sebelas kabupaten di bagian barat Jawa Timur. Kotanya hanya Kota Madiun. Banyak yang ingin berkunjung ke Kota Madiun. Terutama setelah perubahan-perubahan yang kita lakukan beberapa tahun belakangan ini,” ungkap wali kota sembari menyebut pembangunan miniatur keajaiban enam negara hingga potensi lokal kelurahan. Setidaknya sudah ada 27 Lapak UMKM tiap kelurahan.

Melalui kegiatan ini wali kota berharap antar daerah bisa semakin bersinergi untuk berkolabroasi bersama memajukan potensi-potensi lokal daerah masing-masing sehingga mampu bersaing di kancah nasional hingga internasional.
(Nanda/kus/diskominfo)