MADIUN – Event lomba burung berkicau mengemuka di Kota Madiun, Minggu (6/3). Lomba burung tingkat nasional bertajuk Piala Ketua DPRD itu berlangsung meriah dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat. Tak heran, Wali Kota Madiun, Maidi memberikan apresiasi setingginya kepada panitia.

‘’Terima kasih, semua sudah tertib prokes. Silahkan berkegiatan tetapi protokol kesehatan tidak boleh ditawar,’’ kata wali kota yang meninjau gelaran lomba di Halaman Gedung DPRD Kota Madiun itu.

Wali kota hadir di lokasi lomba sekaligus meninjau pelaksanaan prokes. Maklum, penerapan prokes penting untuk mengendalikan penularan Covid-19. Wali kota mengakui antusias peserta cukup tinggi. Setidaknya ada puluhan ketagori yang dilombakan. Di kelas utama terdapat kategori murai dengan tiket Rp 2 juta. Tak ayal burung-burung kelas juara itu menjadi rebutan penghobi. Tak terkecuali wali kota.

‘’Tadi sempat saya tawar Rp 400 juta tidak dikasih. Bahkan, burung yang lain tadi ada yang sudah menawar sampai Rp 1 miliar. Bayangkan, piara burung bisa berpenghasilan sebesar itu,’’ jelasnya.

Karenanya, wali kota berencana menggelar event serupa ke depan. Bahkan, tidak menutup kemungkinan event bakal lebih besar. Hal itu dilakukan untuk mendongkrak nilai jual burung tersebut. Wali kota berharap, kesempatan yang diberikan pemerintah melalui ajang-ajang perlombaan dapat dimaksimalkan pemilik burung.

‘’Jangan sepelakan hobi. Punya hobi yang bermanfaat, tekuni. Hobi itu nanti akan menyempurnakan kehidupan. Bayangkan, dari yang awalnya hobi, malah dihargai ratusan juta,’’ ungkapnya sembari menyebut bakal ada Wali Kota Cup sekitar Mei mendatang. (dhevit/agi/diskominfo)