MADIUN – Perumda Air Minum Tirta Taman Sari terus dioptimalkan. Perusahaan daerah yang bergerak di bidang bisnis-sosial itu memiliki dewan pengawas kini. Sekda Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto menjadi salah seorang dewan pengawas. Surat Keputusan pengangkatan dewan pengawas diberikan Wali Kota Maidi bersamaan evaluasi tutup buku 2021 di Ngrowo Bening, Sabtu (5/3) malam. Wali kota berharap PDAM Tirta Taman Sari semakin berkembang ke depannya.

“Jangan hanya stagnan. Harus lebih baik dari sebelumnya,” kata wali kota.

PDAM, lanjut wali kota, tidak hanya perusahaan yang mengedepankan bisnis semata. Namun, juga perusahaan sosial. Karenanya, wali kota berharap pelayanan terus dioptimalkan. Pun, harus lebih baik. Berbagai program sosial juga terus dijalankan. Salah satunya, terkait pemasangan sambungan baru gratis. Perusahaan setidaknya menyiapkan 2 ribu kuota pemasangan gratis tersebut. Hingga saat ini baru sekitar 200 lebih yang mengajukan. 170 di antaranya sudah terlayani.

“Air merupakan kebutuhan dasar. Pelayanan jangan sampai menurun. Pasokan harus lancar. Kendala harus segera ditangani,” jelasnya.

Wali kota menambahkan hadirnya dewan pengawas juga harus menjadikan perusahaan semakin profesional. Dewan pengawas harus terlibat dalam setiap pengambilan keputusan penting. Wali kota menyebut semakin banyak orang yang turut berfikir semakin menyempurnakan karya yang dihasilkan.

“Semakin banyak kepala yang berfikir, hasilnya harus semakin sempurna. Semuanya dilakukan pembahasan bersama terlebih dahulu. Semua harus terkoneksi. Tidak ada yang jalan sendiri-sendiri,” tegasnya. (dhevit/agi/diskominfo)