MADIUN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian nota penjelasan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif DPRD tahap 1 tahun 2022, Selasa (1/3).

Tiga raperda yang disampaikan yakni, Raperda tentang Penyelenggaraan Keolahragaan, Raperda tentang Pengembangan Kewirausahaan dan Kepemudaan serta  Raperda tentang Penyelenggaraan Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

Ketua DPRD Kota Madiun, Andi Raya Bagus Miko Saputra menjelaskan tiga raperda inisiatif itu merupakan tindak lanjut dari Program Pembentukan Peraturan Daerah (PROPEMPERDA) Tahun 2022 yang telah disepakati bersama antara eksekutif dan legislatif.

“Sebagaimana tertuang dalam Keputusan DPRD Kota Madiun tentang Program Pembentukan Peraturan Daerah Kota Madiun Tahun 2022 pada 20 September tahun lalu,” ungkapnya.

Tiga raperda ini, lanjutnya sudah dibentuk panitia khusus (pansus) dan sudah mulai pembicaraan tahap pertama dengan internal pansus dan OPD. Dirinya berharap tahap 1 dapat segera diselesaikan.

“Tahun ini ada enam (raperda inisiatif DPRD.red), tiga diantaranya sudah kita jalankan sekarang sedangkan yang tiga menunggu nanti biasanya di akhir tahun,” ujar Andi Raya.

Terpisah, Wali Kota Madiun, Maidi mengapresiasi tiga raperda inisiatif dari DPRD tersebut. Pasalnya, raperda dibuat dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Kita sangat konsen kesitu karena apa yang diinisiatifkan DPRD itu untuk kemajuan kota ini kedepan. kalau kota ini berkembang tidak diikuti dengan aturan yang berkembang juga, tidak ada kepastian hukum nanti pasti banyak masalah,” pungkasnya.
(WS Hendro/kus/diskominfo)