MADIUN – Agenda Wali Kota Madiun Maidi dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) kecamatan berlanjut ke Manguharjo, Jumat (4/2). Dalam kegiatan tersebut, disampaikan bahwa ada 528 usulan yang disampaikan untuk dikerjakan pada tahun anggaran 2023.

Adapun 528 usulan tersebut terdiri atas 362 usulan pembangunan fisik dan 166 pembangunan non fisik. Dengan total anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 79 miliar.

‘’Semua usulan ini riil. Volume tempat, pakai anggaran mana, dan lokasinya. Semua sudah kami cek dan benar,’’ ujar wali kota saat diwawancarai setelah kegiatan.

Wali kota pun mengatakan, usulan pembangunan yang prioritas wajib didahulukan. Terutama, pembangunan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Misalnya, seperti perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) dan jambanisasi.

‘’Saya tidak ingin 2023 masih ada usulan itu. Semua harus tuntas di 2022. Tidak ada RTLH lagi di Kota Madiun pada 2023. Jalan dan saluran juga harus bagus,’’ imbuhnya.

Tak hanya itu, wali kota juga mengimbau kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan. Yakni, dengan turut mengawasi pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemkot Madiun. ‘’Kalau ada yang tidak tepat, segera laporkan,’’ tandasnya. (Nanda/irs/diskominfo)