MADIUN – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) sampai di Kecamatan Kartoharjo, Kamis (3/2). Ratusan usulan juga mengemuka dalam Musrenbang tingkat kecamatan untuk realisasi tahun anggaran 2023 tersebut. Setidaknya ada 568 usulan dengan total anggaran mencapai Rp 74 miliar. Seperti giat serupa sebelumnya, Wali Kota Madiun, Maidi, juga mengecek langsung jalannya Musrenbang agar maksimal.

‘’Semua yang sudah masuk ini adalah usulan final. Kalau ada tambahan-tambahan itu berarti tidak jelas. Nanti dulu,’’ kata wali kota.

Usulan, lanjut wali kota, tidak boleh diganggu gugat. Sebab, pembahasan sudah dari tingkat kelurahan beberapa waktu sebelumnya. Selain itu, usulan juga telah dilakukan pengecekan secara langsung di lapangan. Artinya, usulan memang sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Tidak ada yang sebatas usulan fiktif. Karenanya, wali kota tidak ingin disusupi usulan-usulan tambahan.

‘’Ini semua sudah kita cek bersama-sama bagaimana kondisinya. Volume pekerjaan yang dimaksud juga sesuai. Jangan diubah-ubah,’’ tegasnya.

Setidaknya ada 72 kegiatan usulan fisik dengan nominal di atas Rp 200 juta. Total anggarannya Rp 52 miliar lebih. Sementara, usulan dengan anggaran di bawah Rp 200 juta tercatat ada sebanyak 378 kegiatan dengan anggaran Rp 17 miliar lebih. Total kegiatan non fisik untuk Kecamatan Kartoharjo sebanyak 450 kegiatan dengan total anggaran mencapai Rp 70 miliar.

Sedang untuk kegiatan non fisik tercatat ada sebanyak 118 usulan dengan 5.792 jenis kegiatan. Anggaran untuk usulan non fisik mencapai Rp 4 miliar. Kegiatan non fisik ini di antaranya pelatihan-pelatihan, bantuan bibit tanaman, sarpras-sarpras untuk Kelurahan, Posyandu, dan lainnya. Selain itum juga ada usulan alat kesenian, perlengkapan ibadah, seragam, dan juga gerobak sampah.

‘’Usulan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat harus didahulukan. Mulai terkait jalan, penerangan, perbaikan rumah, dan saluran,’’ terang wali kota sembari menyebut untuk paving jalan akan menggunakan paving 3 dimensi.

Kegiatan Musrenbang sebelumnya berlangsung di Kecamatan Taman. Kegiatan ini akan berlanjut ke Kecamatan Manguharjo sebelum Musrenbang tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan juga tingkat Kota Madiun. (ws hendro/agi/diskominfo)