MADIUN – Pemerintah Kota Madiun menganggarkan biaya untuk penyempurnaan lapak-lapak UMKM dalam APBD 2022. Hal ini sejalan dengan upaya Wali Kota Madiun Maidi untuk gas ekonomi pasca pandemi Covid-19.

“Lapak ini kita sempurnakan agar semakin menarik. Juga ditambah dengan fasilitas yang memadai. Sehingga, bisa menjadi pusat kegiatan masyarakat,” tuturnya saat menghadiri Pemaparan Rencana Pembangunan Lapak UMKM Tahun 2022 di Wilayah Kecamatan Kartoharjo, Senin (31/1).

Dalam kegiatan yang berlangsung di Lapak UMKM Kampir Kanigoro itu, wali kota menginstruksikan bahwa target penyempurnaan lapak tahun ini pada Mei 2022. Untuk itu, orang nomor satu di Kota Pendekar itu mengharap kerja sama seluruh lapisan masyarakat.

Lebih lanjut, wali kota mengatakan, selama dua tahun terakhir pembangunan lapak telah menunjukkan hasil yang baik. Apalagi, proyek ini diserahkan langsung ke kelurahan dan tokoh masyarakat sekitar. Untuk itu, ke depan wali kota akan menyerahkan tugas pembangunan wilayah ke kecamatan maupun kelurahan.

“Kalau OPD yang mengerjakan, butuh waktu enam tahun. Tapi kalau diserahkan ke masing-masing wilayah, pembangunan akan lebih cepat berjalan. Apalagi, dikerjakan dan diawasi oleh warganya sendiri. Saya harap hasilnya lebih baik,” paparnya.

Mantan Sekda Kota Madiun itupun berharap, penyempurnaan lapak tahun ini bisa berjalan lancar dan optimal. Sehingga, hasilnya bisa dinikmati masyarakat. “Tentunya, bisa menjadi pusat perekonomian masyarakat di wilayah kelurahan,” tandasnya. (Dhevit/irs/diskominfo)