MADIUN – Kota Ramah Sepeda semakin melekat di Kota Madiun. Tidak hanya giat bersepeda biasa, berbagai event olahraga bersepeda juga mulai mengemuka di Kota Pendekar. Seperti event Madiun Cycling Carnival (MANCAL) yang digagar Forum BUMN/BUMD Kota Madiun. Bertemakan Imlek, carnival berlangsung seru, Minggu (30/1). Tak heran, wali kota memberikan apresiasi atas terselenggaranya event tersebut.

‘’Kita punya rute bersepeda 10, 15, dan 20 kilometer. Upaya kita ini juga mendapat apresiasi dari luar. Kita mendapat predikat Kota Ramah Sepeda, sejajar dengan DKI dan Bogor. Karenanya, terima kasih sekali kepada forum BUMN yang telah ikut meramaikan dengan event-event seperti ini,’’ kata wali kota.

Event berlangsung meriah. Peserta tampil total dengan pernak-pernik khas Imlek kreasi masing-masing. Tak heran, wali kota memberikan ajang seluas-luasnya untuk menggelar event-event serupa bahkan yang lebih besar. Salah satunya, Lawu Challenge yang rencananya digelar rutin setiap tahun. Wali kota menyebut kegiatan bisa dilaksanakan bersamaan event peringatan 17 Agustus atau Hari Jadi Kota Madiun.

‘’Bisa diagendakan dengan event-event kota. Tentu saja setelah Covid-19 mereda,’’ ungkapnya.

Madiun Cycling Carnival semakin seru lantaran dilombakan. Peserta terdiri dari 39 tim berjumlah sepuluh orang setiap timnya. Tidak hanya dari BUMN/BUMD, tetapi juga masyarakat umum. Peserta wajib menarik perhatian tim juri melalui keunikan, kekompakan, estetika, kedisiplinan, serta kreativitas dan kesesuaian dengan tema. Peserta merebutkan hadiah jutaan rupiah. Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan santunan kepada 20 anak yatim dan 100 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu. (ws hendro/agi/diskominfo)