MADIUN – Program Wali Kota Menyapa Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Suara Madiun terasa spesial kali ini. Bagaimana tidak, program Wali Kota Madiun Maidi menyapa masyarakat melalui siaran udara itu bersamaan dengan perayaan HUT ke-17 Radio Suara Madiun. Narasumber yang dihadirkan juga spesial. Selain Wali Kota Maidi, hadir juga Ketua Umum Persatuan Radio TV Publik Daerah (Persada) se-Indonesia yang sekaligus Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo secara virtual. Tak heran, dialog yang disiarkan serentak oleh radio anggota Indonesia Persada.id di seluruh tanah air itu berlangsung seru lagi menarik.

‘’Keterbukaan kita ke depankan ya. Sesuai misi saya, Madiun Kota Terbuka, kita tidak ada yang ditutup-tutupi. Informasi terus kita berikan melalui media cetak, online, telepon, kunjungan langsung di lapangan,’’ kata wali kota usai Wali Kota Menyapa di GCIO Kota Madiun, Selasa (25/1).

Wali kota berharap tidak ada lagi prasangka buruk. Sebab, semua berlandaskan keterbukaan. Selain itu, melalui keterbukaan itu juga diharapkan pembangunan berjalan lancar agar kesejahteraan masyarakat juga semakin cepat terwujud. Wali kota menambahkan masyarakat juga harus terbuka jika memiliki aspirasi. Usulan dan masukan jangan hanya disimpan dalam hati. Tetapi disampaikan kepada pemerintah.

‘’Kalau punya sesuatu jangan hanya dibatin. Sampaikan saya, pemerintah selalu terbuka. Kalau hanya dibatin, bagaimana kita bisa menjawab harapan masyarakat,’’ tegasnya.

Terkait HUT LPPL Radio Suara Madiun, wali kota menyebut bertambahnya usia wajib dibarengi dengan bertambahnya kreatifitas. Artinya, semakin banyak ide dan terobosan dalam pelayanan informasi kepada masyarakat. Wali kota memberikan apresiasi kepada Radio Suara Madiun yang sudah semakin berpenampilan dewasa. Informasi yang diuguhkan sudah terkoneksi dengan jaringan LPPL di seluruh tanah air.

‘’Usia muda tetapi penampilan dewasa ya. Artinya, sudah bisa mengkoneksikan kemana-mana dan informasi yang disuguhkan menarik. Insyaallah ini akan mengantarkan pembangunan yang lebih cepat,’’ jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Umum Persada.Id Ganjar Pranowo. Menurutnya, radio juga harus semakin kreatif dengan mengembangkan ke berbagai platform. Artinya, semakin menjangkau masyarakat di berbagai kalangan dan Radio Suara Madiun sudah melakukan itu.

‘’Semakin informasi ditutup gap-nya akan semakin tinggi. Sebaliknya, semakin dibuka, gap-nya akan semakin turun karena masyarakat biasa mengadu. Betapa pentingnya lembaga penyiaran ini. Karenanya saya juga meminta kepada kawan-kawan di LPPL ini yuk kita kreatif untuk kita juga membuat multiplatform agar semakin menarik,’’ ungkapnya. (ws hendro/agi/diskominfo)