SURABAYA – Wali Kota Madiun Maidi kembali meraih penghargaan sebagai bupati/wali kota selaku pembina Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Tingkat Provinsi Jatim. Penghargaan kali ketiga secara berturut ini diberikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersamaan Upacara Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional 2022 di Surabaya, Rabu (12/1).

Tak hanya itu, setidaknya juga terdapat 18 perusahaan di Kota Pendekar yang mendapat penghargaan zero accident, sembilan perusahaan tanggap Covid-19, dan satu perusahaan tanggap HIV-Aids.

‘’Dari jumlah perusahaan yang mendapat penghargaan juga meningkat ya. Artinya, perusahaan-perusahaan di Kota Madiun semakin peduli dengan K3, SMK3, serta pencegahan dan penanggulangan HIV/Aids di tempat kerja masing-masing,’’ kata wali kota.

Ada 21 perusahaan yang mendapat penghargaan pada tahun lalu. Sedang, saat ini total ada 28 perusahaan. Tak heran, Wali Kota Maidi memberikan apresiasinya kepada perusahaan-perusahaan tersebut. Tidak hanya urusan nihil kecelakaan kerja, tetapi juga peduli terkait penanggulangan Covid-19 dan juga penyebaran HIV-Aids.

‘’Perusahaan tidak hanya mencari keuntungan dalam menjalankan usahanya. Tetapi juga peduli dengan para pekerjanya. Ini harus terus ditingkatkan,’’ tegasnya.

Tidak hanya soal keselamatan dan kesehatan kerja, perusahaan juga telah memberikan jaminan sosial kepada pekerjanya. Itu penting agar pekerja terlindungi. Artinya, perusahaan tidak lepas tanggung jawab. Pemerintah Kota Madiun terus mendorong perusahaan untuk lebih memperhatikan para pekerjanya. Sehingga dapat tercipta suasana bekerja yang lebih baik dan semakin sejahtera.

‘’Untuk para pekerja sektor informal juga telah kita asuransikan. Mereka tetap terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan meski bukan karyawan perusahaan,’’ jelasnya. (ws hendro/agi/diskominfo)