MADIUN – Peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkup Pemerintah Kota Madiun terus dilakukan. Kali ini, giliran Perumda Aneka Usaha yang menggelar pelatihan untuk karyawan-karyawatinya. Wali Kota Madiun Maidi juga hadir sebagai narasumber dalam pelatihan yang berlangsung di Edupark Ngrowo Bening, Kamis (23/12).

‘’Alhamdulillah sesuai target biarpun minim ya. Wajar karena masih Covid. Ini tentu mempengaruhi,’’ kata wali kota.

Kendati begitu, wali kota mengapresiasi Perumda Aneka Usaha yang berhasil melampai target. Perumda Aneka Usaha diberikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 1 miliar tahun ini. Pendapatan perusahaan bisa mencapai Rp 1,4 miliar. 90 persen pendapatan berasal dari bidang usaha SPBU.

‘’Ini luar biasa ya. Biarpun Covid namun tetap bisa mencapai target dan bahkan lebih. Ini yang harus terus dipertahankan dan ditingkatkan. Makanya, kita gelar pelatihan untuk meningkatkan kemampuan karyawan,’’ jelasnya.

Apalagi, sejumlah bidang usaha akan terus dioptimalkan. Termasuk SPBU yang buka 24 jam. Perumda Kota Madiun memiliki dua SPBU. Pertama di Jalan Mayjend Sungkono dan Basuki Rahmat. Selain itu, Aneka Usaha juga memiliki bidang usaha bengkel dan tempat cuci kendaraan. Saat ini juga berkembang minimarket. Namun, diakui wali kota ada satu bidang usaha yang belum bisa maksimal. Yakni, percetakan. Salah satunya, terkait mesin yang sudah kelewat jadul.

‘’Kendalanya di mesin ya. Ini pak dirut sudah saya minta menganalisa. Kalau memang tidak provit, untuk apa. Setelah itu baru kita tentukan langkah ke depannya,’’ jelasnya.

Wali kota berpesan kepada karyawan untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik dan tentu semangat bekerja dalam tim. Pelayanan merupakan piranti penting untuk mencari dan mempertahankan pelanggan. Hal itu, tentu berpengaruh pada pendapatan perusahaan. Berbagai inovasi juga akan dilakukan untuk mendongkrak pendapatan perusahaan.

‘’Saat ini hujan, tetapi tentu tidak boleh menjadi kendala. Karyawan sudah dibagi menjadi tiga sif. Kalau siang hujan, ya malamnya kita optimalkan benar,’’ pungkasnya. (nanda/agi/diskominfo)