MADIUN – Madiun iFest 2021 terbukti menjadi ajang minat dan bakat warga Kota Madiun. Tak hanya itu, event hasil kerja bareng Pemerintah Kota Madiun dengan Jawa Pos Radar Madiun itu juga sarana memerangi Covid-19. Baik dari bidang kesehatan maupun peningkatan ekonomi akibat pandemi. Wali Kota Madiun Maidi memberikan apresiasi atas terselenggaranya event dengan berbagai lomba menarik tersebut.

‘’Walau ada Covid-19, semua peduli ke sana. Dengan adanya iFest ini semua tergugah ya. Mulai pelajar sampai kelurahan. Ini bagus sekali,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi saat penutupan Madiun iFest 2021 di Aston Hotel, Selasa (30/11).

Setidaknya ada lima kategori lomba. Yakni, Tiktok Video Competition Kota Madiun Sejuta Bunga, Photography Contest Pahlawan Street Center, Creative Video Competition Pariwisata dan Lapak UMKM Kota Madiun, Mading 3D Competition Pelajar Lawan Covid-19, dan Kampung Solid Lawan Covid-19. Hasil karya para pemenang tersebut diharap dapat menggugah masyarakat untuk semakin mengerem Covid-19 dan juga meningkatkan perekonomian akibat pandemi. Wali kota berharap kegiatan bisa menjadi event rutin dan masuk dalam kalender nasional.

‘’Kota ini harus banyak event ke depan. Sekarang memang masih terbatas karena pandemi. Ke depan, harus bisa menjadi event rutin dengan tema berbeda-beda,’’ ungkapnya.

Bahkan, wali kota berencana mendatangkan artis dan ulama nasional jika pandemi sudah berlalu. Berbagai event akan digelar minimal 24 kegiatan dalam satu tahun. Artinya, ada dua kegiatan setiap bulannya. Wali kota juga sudah menginstruksikan dinas terkait segera menyusun perencanaan event-event tersebut.

‘’Kalau ada banyak event, orang yang datang bisa menikmati keindahan yang sudah kita dibangun. Ini penting untuk kemajuan kota kita bersama,’’ pungkasnya sembari menyebut kegiatan juga sekaligus sarana sosialisasi ketentuan cukai. (dhevit/agi/diskominfo)