MADIUN – Giat salat Isya’ berjamaah sampai di Masjid Al Ihsan Kelurahan Banjarejo, Kamis (18/11). Seperti giat sebelumnya, salat berjamaah bareng Wali Kota Madiun itu juga sarat upaya pencegahan Covid-19.

Seluruh jamaah dilakukan testing swab antigen terlebih dahulu. Upaya tersebut dilakukan sekaligus mencari masyarakat yang mungkin terpapar. Selain itu, petugas vaksinasi juga disiagakan. Masyarakat yang belum menerima vaksin, bisa mendapatkan layanan vaksinasi di tempat.

Wali Kota Madiun Maidi juga tak lupa mensosialisasikan protokol kesehatan. Hal itu penting mengingat adanya kenaikan kasus di sejumlah daerah. Wali kota tak ingin masyarakat terlena lantas abai prokes hingga kasus kembali meningkat di Kota Pendekar.

‘’Kasus Covid-19 memang melandai di secara keseluruhan. Banyak daerah yang sudah turun ke level 2 bahkan 1 seperti di kota kita. Tetapi ini kemudian menjadikan masyarakat lengah. Ini terbukti ada sejumlah daerah yang kasusnya mulai meningkat lagi,’’ kata wali kota.

Hal itu tentu harus diantisipasi. Wali kota tidak ingin Kota Madiun yang sudah level 1 kembali naik ke level di atasnya. Itu dapat ditekan jika masyarakat patuh dan tetap disiplin protokol kesehatan. Peningkatan level berarti terjadi berbagai pembatasan-pembatasan lagi. Hal itu tentu merugikan masyarakat sendiri.

‘’Saat ini kita level 1. Kegiatan-kegiatan silahkan tetapi sesuai aturan dan jangan sampai lepas protokol kesehatan. Jangan sampai lepas masker. Tidak ada kata lain selain prokes,’’ tegasnya.

Wali kota berharap masyarakat untuk tidak berlebihan memaknai pelonggaran PPKM Level 1. Apalagi, sebentar lagi libur nasional Natal dan Tahun Baru. Pemerintah pusat juga telah mengeluarkan larangan mudik. Karenanya, masyarakat baiknya juga tetap di rumah. Liburan cukup di Kota Madiun.

‘’Nanti juga akan kita perketat lagi. Orang luar masuk harus menunjukkan bahwa dirinya sehat. Kita yang sudah baik ini harus dipertahankan,’’ pungkasnya. (dhevit/agi/diskominfo)