MADIUN – Beragam giat Wali Kota Maidi yang bertujuan menyerap aspirasi secara langsung dari masyarakat digelar. Salah satunya seperti Ngopi Ireng (Ngobrol Pinter Kanthi Gayeng) di Lapak UMKM Mbah Remul, Jalan Sari Mulya, Kelurahan Rejomulyo yang digelar Senin (1/11) malam.

Berbagai pembahasan mengemuka dalam giat yang digelar secara santai namun tak lupa tetap menerapkan protokol kesehatan itu. Salah satunya topik yang disampaikan yakni terkait Kota Pendekar zero Covid-19 per hari Senin kemarin. Hal itu disampaikan langsung oleh Wali Kota Maidi.

“Hari ini kita sudah zero covid. Insya Allah besok dinyatakan level 1. Tapi jangan sampe terlena, sebab Presiden memberi arahan bahaya lonjakan gelombang ke-3,” ungkap wali kota.

Saat seperti ini, tambahnya, perlahan Kota Madiun akan menggas ekonomi. Hal itu dibuktikan dengan acara-acara yang digelar di lapak UMKM yang ada di kelurahan. “Tahun depan dewan akan saya ajak keliling untuk lebih serap aspirasi dan dengar suara masyarakat secara langsung,” imbuhnya.

Tak hanya gas ekonomi, wali kota juga menyebut bahwa kota ini juga peduli akan sesama. Salah satunya melalui kegiatan-kegiatan sosial yang digelar seperti peduli anak yatim-piatu. Hal itu diwujudkan dengan pemberian dana guna memenuhi kebutuhan setiap harinya para yatim-piatu yang ada di 14 panti asuhan. Dana yang dikeluarkan sebesar Rp 1,2 milyar pertahun.

“Kita juga sediakan anggaran untuk anak yang kurang mampu supaya bisa meneneruskan sekolah dengan bantuan beasiswa Rp 9 juta per anak,” pungkasnya.
(Nanda/kus/diskominfo)