MADIUN – Sosialisasi kawasan tertib masker kembali dilakukan Pemerintah Kota Madiun. Tim Gugus Tugas percepatan penanggulangan Covid-19 Kota Madiun bersama TNI/Polri sengaja turun berkeliling mensosialisasikan kebijakan tersebut, Jumat (17/4) malam. Sosialisasi dilakukan karena akan dilaksanakan razia bagi yang membandel.

Kawasan tertib masker mewajibkan masyarakat yang beraktivitas di luar rumah harus memakai masker. Hal itu juga berlaku bagi pedagang. Pemerintah Kota Madiun memang memperbolehkan berjualan sampai pukul 21.00. Namun, pedagang wajib mengenakan masker. Mereka yang membandel siap-siap berurusan dengan petugas.

“Malam ini, kita sosialisasikan lagi. Kalau besok masih ada yang melanggar, akan kita tindak tegas,” kata Walikota Madiun Maidi.

Selain itu, pedagang dilarang menyediakan layanan meja dan kursi maupun tikar untuk duduk. Kebijakan tersebut sejatinya sudah pernah diberlakukan. Bahkan, petugas juga mengambil tindak tegas dengan melakukan penyitaan. Meja dan kursi hasil sitaan memang sudah diperbolehkan untuk diambil pemilik masing-masing dengan surat pernyataan. Namun, banyak pedagang yang kembali menyediakan layanan meja dan kursi saat ini. Tak heran, langkah tegas kembali akan dilakukan. Namun, sosialisasi dilakukan sebelumnya.

“Ini sesuai instruksi pemerintah pusat untuk mengedepankan di rumah. Kalau terpaksa keluar (rumah) harus pakai masker,” imbuh walikota sembari menyebut kebijakan sampai 29 Mei nanti sesuai anjuran pemerintah pusat.

Hal itu dilakukan demi menjaga Kota Madiun tetap steril Covid-19. Seperti diketahui, sampai saat ini Kota Pendekar masih zero Korona. Hal itu tak terlepas dari kedisiplinan masyarakat dan berbagai upaya yang dilakukan pemerintah. Salah satunya terkait kawasan tertib masker dan larangan layanan meja dan kursi bagi pedagang.

“Masker sudah kita dibagikan. Ada ribuan. Artinya, tidak ada alasan untuk tidak memakai masker,” jelasnya.

Masker, lanjut walikota, penting dan perlu sebagai pengaman pertama. Kedua, dengan jaga jarak dan perbanyak cuci tangan pakai sabun. Karenanya, masyarakat wajib pakai masker bagi yang beraktivitas di luar rumah. Bahkan, walikota sudah menginstruksikan untuk menindak tegas dengan penutupan sementara tempat usaha terkait.

“Mohon maaf kalau saya agak tegas dalam urusan ini. Karena ini untuk kebaikan kita bersama. Saya tidak ingin masyarakat ada yang sakit (Covid-19),” pungkasnya. (ws hendro/agi/diskominfo).

#pemkotmadiun #madiun
#nangomahAE
#KotaKarismatikMadiun
#IndonesiaBicaraBaik