MADIUN- Madrasah Ibtidaiyah (MI) Kota Madiun telah memasuki usia satu abad. Berbagai pencapaian dan prestasi telah diukir oleh sekolah tersebut. Tak hanya itu, Islamiyah juga turut berperan mencetak kader-kader penerus bangsa yang berkualitas dan terus mengedapankan akhlak Islami. 
 
Hal tersebut seperti yang ditekankan Walikota Madiun Maidi saat menghadiri tasyakuran HUT ke -100 MI pada Rabu (11/3). Momentum itu digunakan walikota sebagai ajang untuk bersilaturahmi hingga mensosialisasikan program pembangunan daerah yang harus didukung melalui sumber daya manusia yang berkualitas. 
 
“Pembangunan di Kota Madiun ini harus diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Indeks pembangunan manusia (IPM) berada 80,88 tertinggi ketiga di Jawa Timur. Maka dari itu harus terus ditingkatkan,” jelasnya. 
 
Melalui pendidikan, lanjutnya, dapat menjadi upaya untuk mewujudkan manusia SDM yang berkualitas, sehingga diharap bisa menjadi salah satu motor pendorong pembangunan daerah. Dalam giat tasyakuran yang mengusung tema mengabdi dan melayani untuk mewujudkan sumber daya Islami yang berprestasi itu, Walikota Maidi juga memotong tumpeng dan menandatangani prasasti 100 tahun berdirinya madrasah yang berada di Jalan Hayam Wuruk itu. 
 
Walikota juga berpesan agar generasi penerus ini mampu menjaga kerukunan antar umat beragama, sehingga kerukunan dan ketentraman Kota Madiun yang sudah terjaga. 
(ws hendro/kus/diskominfo)