MADIUN – Kota Madiun memang tidak banyak memiliki Sumber Daya Alam (SDA). Namun, bukan berarti tidak memiliki hasil alam sama sekali. Sebab, Kota Madiun diuntungkan karena berada di antara wilayah kabupaten sekitar yang kaya akan SDA. Salah satunya, buah durian yang tengah musim saat ini. Walikota Madiun berharap SDA Kota Madiun dapat dijual ke Kota Madiun yang memiliki daya beli tinggi. 
 
‘’Kalau di sini harga jualnya Rp 50 ribu, di kota bisa sampai Rp 100 ribu. Ini tentunya lebih menguntungkan petani sini,’’ kata Walikota Maidi saat meninjau bazar durian di Desa Tileng, Dagangan, Kabupaten Madiun, Sabtu (7/3).
 
Walikota sengaja datang memenuhi permintaan Wabup Hari Wuryanto yang membuka kegiatan. Berbagai jenis durian tersaji di lokasi. Mulai jenis montong hingga yang lokal seperti durian kunir, ijo, dan bawor. Walikota juga mencicipi sejumlah jenis durian yang dilombakan itu. Mantan Sekda Kota Madiun itu mengaku durian Tileng berkualitas jempolan. Baik dari rasa maupun ukuran. 
 
‘’Rasanya legit sekali, ada manis dan pahitnya. Dagingnya juga tebal. Ini potensi luar biasa. Cocok kalau dipasarkan di Kota Madiun,’’ imbuhnya. 
 
Apalagi, Kota Madiun cukup banyak dikunjungi wisatawan. Sebab, Pemerintah Kota Madiun banyak menggelar event. Baik yang tingkat provinsi, nasional, dan internasional. Produk-produk hasil bumi yang jempolan dari Kabupaten Madiun bisa menjadi suguhan menarik. 
 
‘’Masyarakat dan wisatawan di Kota Madiun tidak terlalu memikirkan faktor ekonomis. Kalau memang bagus akan tetap dibeli. Artinya, petani akan lebih diuntungkan kalau nilai jualnya tinggi dan laku keras,’’ ungkapnya. 
 
Karenanya, walikota berharap adanya peran Pemerintah Kabupaten Madiun. Salah satunya, dengan memberikan fasilitas transportasi pengangkut hasil pertanian tersebut ke Kota Madiun secara gratis. Sedang, Pemerintah Kota Madiun akan memberikan tempat untuk pemasarannya. Salah satunya, PeceLand. 
 
‘’Saya berharap bapak bupati memberikan transportasi untuk ke kota. Ya mungkin dengan pengadaan mobil barang dari dana desa. Sedang, di kota akan saya siapkan tempat berjualan khusus,’’ pungkasnya.
 
Kegiatan juga diisi dengan lomba durian dan lomba makanan olahan durian. Kegiatan berlangsung dua hari hingga besok. (ws hendro/agi/diskominfo)