MADIUN – Gerakan Salat Subuh Berjamaah bersama walikota kembali bergulir, Kamis (5/3). Masjid Ali Imron di Kelurahan Tawangrejo menjadi lokasi pertama di 2020 ini. Seperti giat tahun lalu, Salat Subuh berjamaah tak hanya ajang meningkatkan keimanan. Namun, juga sarana tatap muka masyarakat dengan pemimpinnya. 
 
Walikota Madiun Maidi memanfaatkan kesempatan untuk memberikan arahan dan himbauan. Salah satunya, terkait adanya virus korona yang cukup meresahkan dunia. Tak terkecuali di tanah air. Itu setelah munculnya dua warga di Depok yang positif terjangkit virus yang bermula dari Wuhan, China tersebut. Walikota mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang terkait adanya suspect Korona di tanah air itu. Sebab, pemerintah tengah berupaya melakukan penanganan yang terbaik saat ini.
 
‘’Jangan panik. Kita memang harus waspada tapi seperlunya. Jangan sampai menimbulkan keresahan yang lain. Itu hanya akan memperburuk keadaan,’’ kata walikota.
 
Masyarakat, lanjut walikota, juga harus mendukung penanganan pemerintah. dengan tetap bersikap tenang dan tidak panik. Pemerintah akan selalu berupaya memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Kepanikan hanya akan menimbulkan tindakan yang merugikan dan mengganggu stabilitas ekonomi. Apalagi, jika sampai terjadi panic buying. 
 
Sebaliknya, masyarakat dapat memberikan dukungan dengan terus meningkatkan kewaspadaan secara mandiri. Salah satunya, dengan menerapkan pola hidup sehat dan selalu jaga kebersihan. Terutama dengan rutin mencuci tangan dan tidak membuang sampah sembarangan. Walikota juga menghimbau agar selalu memperbarui informasi dari media terpercaya. Selain itu, walikota juga mengajak untuk mengedepankan kondusifitas. 
 
‘’Yang terpenting selalu menjaga kesehatan. Baik kesehatan diri maupun lingkungan. Ini penting tidak hanya karena Korona, tetapi juga penyakit-penyakit lain,’’ ungkapnya. 
 
Kegiatan Salat Subuh berjamaah memang berbalut pembinaan ketentraman dan ketertiban umum masyarakat. Kegiatan sudah berjalan mulai tahun lalu dari satu masjid ke masjid lain. Kegiatan juga menjadi sarana serap aspirasi masyarakat. (ws hendro/agi/diskominfo)