MADIUN – Penyebaran COVID-19 Coronavirus rupanya telah memasuki Indonesia. Hal ini seiring dengan rilis yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo Senin (2/3) lalu. Untuk itu, langkah antisipasi pun dilakukan agar penyebarannya tidak semakin meluas.

Upaya ini salah satunya dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun. Mulai Selasa (3/3), petugas menyediakan cairan pembersih kuman di beberapa titik di stasiun.

Di Stasiun Madiun misalnya. Cairan pembersih tangan disediakan di tiga area. Yakni, di ruang tunggu sebelum boarding, ruang tunggu tengah setelah boarding, dan peron dekat pos kesehatan.

Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko menuturkan, penyediaan cairan pembersih merupakan salah satu layanan mereka kepada pelanggan kereta api. Apalagi, pada situasi seperti saat ini.

‘’Selain di Stasiun Madiun juga disediakan di Stasiun Nganjuk, Kertosono, Jombang, Kediri, Tulungangung, dan Blitar,’’ ujarnya.

Kereta api sebagai moda transportasi antar daerah menjadi tempat bertemunya orang-orang dari berbagai tempat. Sehingga, pencegahan dari pihak penyedia jasa sangat diperlukan. Terutama, untuk menjaga kenyamanan pelanggan.

Selain menyediakan cairan pembersih tangan, sebelumnya DAOP 7 Madiun juga telah membagikan 5.500 masker kepada penumpang dan petugas di lapangan. Serta, pemasangan spanduk peringatan dan membuka layanan kesehatan bagi penumpang.

Lebih lanjut, Ixfan mengimbau bagi para penumpang yang merasa kurang enak badan untuk segera memeriksakan kesehatannya di pos kesehatan yang telah disediakan di stasiun. “Bagi penumpang yang mengalami seperti gejala awal virus corona sebaiknya memeriksakan diri ke rumah sakit dan menunda perjalanan,” tandasnya. (Dhevit/irs/madiuntoday)