MADIUN- Kota Madiun terus berbenah. Pembangunan di berbagai sektor terus dikebut demi mencapai kemajuan bersama. Seiring perkembangannya itu, tak menampik kemungkinan munculnya beragam tantangan-tantangan yang harus dihadapi, entah dimasa kini ataupun masa mendatang, salah satunya menyoal masalah pencemaran udara. Maka dari itu Pemkot Madiun telah melakukan upaya pencegahan untuk menghadapinya. 
 
Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan melakukan sosialisasi kepada para tokoh masyarakat, mahasiswa, dan seluruh pemangku kepentingan. Seperti yang dilakukan pada Kamis (27/2). Bertempat di gedung pertemuan Kecamatan Kartoharjo, pemkot melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar sosialisasi koordinasi pembinaan langit biru (pengendalian dan pencegahan pencemaran udara). 
 
Dalam giat tersebut, Walikota Madiun Maidi menekankan pentingnya upaya pencegahan agar mampu menjawab tantangan yang akan datang. Salah satu caranya melalui sosialisasi dan pengendalian limbah yang ada di masyarakat. ” Kehidupan akan cepat mati tatkala lingkungan tidak mendukung kehidupan. Maka, yang akan menjadi masalah apa kedepan harus kita bahas bersama, supaya dapat kita selesaikan dengan baik,” ujarnya. 
 
Program langit biru, kata walikota, merupakan program pengendalian pencemaran udara dari kegiatan sumber bergerak dan sumber tidak bergerak. Tujuannya yakni untuk terciptanya mekanisme kerja dalam pengendalian pencemaran udara yang berdaya guna dan pencemaran udara. Selain itu demi terkendalinya pencemaran udara, sehingga kualitas udara menjadi baik dan dapat mendukung keberlangsungan hidup manusia. 
 
“Maka dari itu, pembangunan yang ada di kota ini harus menerapkan pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Limbah-limbah harus dipilah dan difungsikan kembali untuk menjadi barang tepat guna. Pola-pola seperti ini yang akan kita terapkan,” ungkapnya. 
 
Tak hanya memberikan sosialisasi, Walikota Maidi menyempatkan diri melihat stand pameran produk teknologi tepat guna rancangan mahasiswa Universitas PGRI Kota Madiun. Sekaligus walikota juga menjajal salah satu teknologi terbarukan, yaitu sepeda motor bertenaga listrik yang diberi nama BISMA. 
(dhevit/kus/diskominfo)