MADIUN – Pemerintah Kota Madiun resmi menyelenggarakan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019. Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai Senin (27/1) di ruang GCIO Dinas Komunikasi dan Informatika.
 
Pelaksanaan SKD pun dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Madiun Rusdiyanto dan Kepala Kantor Regional II BKN Surabaya Tauchid Djatmiko. Pada kesempatan itu, sekda berharap para peserta dapat mengerjakan soal-soal dengan maksimal. Serta, mendapatkan hasil yang terbaik.
 
‘’Kami berharap bisa mendapatkan ASN yang memiliki kualitas dan integritas sesuai formasi yang dibutuhkan,’’ tuturnya saat memberikan sambutan di hadapan para peserta tes.
 
Pada pelaksanaan SKD CPNS, para peserta mendapatkan waktu 90 menit untuk mengerjakan 100 soal. Terdiri atas, tes karakteristik pribadi (TKP), tes intelegensia umum (TIU), dan tes wawasan kebangsaan (TWK).
 
Dalam kesempatan itu, sekda juga mengimbau kepada peserta untuk dapat mengerjakan soal-soal dengan kemampuannya sendiri. Serta, tidak mudah terbujuk hasutan oknum-oknum tak bertanggung jawab atau joki yang menjanjikan bantuan untuk bisa lolos tes dalam bentuk apapun.
 
Sementara itu, Kakanreg II BKN Surabaya Tauchid Djatmiko mengungkapkan bahwa Kota Madiun termasuk daerah yang menyelenggarakan SKD CPNS paling awal di wilayahnya. ‘’Hari ini ada empat daerah yang melaksanakan kegiatan serupa. Selain Kota Madiun ada Kota Probolinggo, Kota Malang, dan Kabupaten Sumenep,’’ jelasnya.
 
Menurut Tauchid, seluruh daerah di Jawa Timur telah siap melaksanakan SKD CPNS secara mandiri. Yakni, dengan sarana prasarana yang memadai, personel penyelenggara, hingga pembiayaan telah dipersiapkan secara matang.
 
‘’Sebelumnya kami juga sudah melakukan pengecekan pada proses persiapan kegiatan. Dari survei dan cek kami, Kota Madiun sangat siap melaksanakan sendiri. Mudah-mudahan lancar, aman, dan tertib hingga akhir tes,’’ harapnya. (Dhevit/luki/irs/diskominfo)