KARANGANYAR- Sebanyak 85 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Madiun mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) yang dilaksanakan mulai tanggal 29 November hingga 1 Desember 2019. 
Walikota Madiun Maidi turut hadir dalam giat yang digelar di Tawangmanggu, Kabupaten Karanganyar itu. 
 
Dalam sambutannya walikota menekankan pentingnya profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai anggota korps penegak peraturan daerah (Perda). Dirinya menegaskan, tugas pokok dan fungsi serta peranan Satpol PP harus makin ditingkatkan. 
 
“Kota kita semakin ramai dan bergerak ke kemajuan. Kegiatan-kegiatan yang melibatkan banyak orang semakin sering digelar. Dari kondisi itu, Satpol PP harus hadir sebagai penegak. Kalau ada pelanggaran perda segera ditindak,” tegasnya saat memberikan sambutan Jumat (29/11). 
 
Satpol PP, kata dia, harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. Walikota mengatakan bahwa para anggota korps penegaknperda harus mampun menunjukkan ketegasannya dalam mengambil keputusan dan menindak pelanggaran tanpa meninggalkan kesantunan yang ada. 
 
“Jika Satpol PP berjalan bagus, tertib, perda ditegakkan, tanggap dan tegas, kita akan jadi kota yang bagus. Silahkan saya izinkan jika ingin studi banding ke luar kota mencontoh kinerja yang baik. Supaya kedepan, kita bisa mengenalkan diri bahwa kita terbaik,” ujarnya. 
 
Walikota berharap peran aktif dari Satpol PP dalam membantu percepatan pembangunan di kota semakin terlihat. Senada dengan pernyataan tersebut, Kasat Pol PP Sunardi mengatakan, bimtek ini merupakan upaya pihaknya dalam meningkatkan potensi dan kemampuan sumber daya manusia anggotanya. 
 
“Sekaligus dalam rangka melaksanakan tugas-tugas Satpol PP dan mampu memahami, serta mengetahui tentang pengendalian massa. Dari sini, diharap Satpol PP mampu menjadi salah satu komponen yang mendukung kemajuan kota,” tandasnya. 
(dhevit/kus/diskominfo)