MADIUN – Prestasi olahraga harus terus dipacu. Selain membawa nama daerah, perhatian pada bidang olahraga juga merupakan bentuk layanan akan minat dan bakat masyarakat. Hal itu tentu butuh peran semua pihak serta komitmen bersama untuk memajukan olahraga di Kota Madiun.

Semangat itu setidaknya mulai terlihat di Kota Madiun. Seluruh elemen olahraga hingga Forpimda Kota Pendekar sepakat meningkatkan pembinaan dan prestasi olahraga menuju Kota Madiun juara. Komitmen tersebut kian mantap dengan pengukuhan dan penandatanganan komitmen bersama.

Walikota Madiun Maidi menyebut komitmen utama berada di masing-masing cabang olahraga dan Koni. Tak heran, walikota berharap ketua cabor dan Koni memegang teguh komitmen yang sudah disepakati. Mulai komitmen dalam pembibitan, pembinaan, hingga peningkatan prestasi. Juara, lanjutnya, bukan datang begitu saja. Namun, harus dimulai dari dasar. Tak heran, komitmen penting agar perhatian menyeluruh. Komitmen, lanjutnya juga sebagai sarana persamaan persepsi agar tidak saling lempar tanggung jawab.

“Ini harus dibangun sejak awal dan jangan saling gaduh. Prestasi hanya dapat diraih tatkala semuanya solid,” kata walikota.

Selain itu, pembinaan dan pelatihan harus memiliki target. Jangan asal berlatih. Itu penting dalam rangka meraih prestasi. Bahkan, walikota berharap evaluasi menggandeng konsultan agar makin maksimal. Pemerintah pastinya mendukung secara optimal. Baik melalui anggaran maupun penyediaan fasilitas. Walikota tunjuk bukti pembangunan taman dengan fasilitas olahraga. Mulai voli, sepak bola, hingga panahan. Ke depan, walikota ingin ada fasilitas olahraga di tiap kelurahan sesuai minat masyarakat. Tak heran, butuh pemetaan minta olahraga di tiap kelurahan. Walikota juga berharap adanya walikota cup tiap cabor di Kota Madiun. 30 cabor yang ada bisa dijadwalkan kompetisi bergilir selama satu tahun. Selain itu kota juga semakin ramai.

“Kalau di satu kelurahan banyak yang suka basket, ya di kelurahan itu kita bangun lapangan basket. Begitu juga kelurahan lain. Ini bisa menjadi tabungan untuk mencari bibit unggul. Mereka juga bisa ditandingkan di walikota cup,” jelasnya.

Dukungan juga berupa reward bagi atlet berprestasi. Pemkot, kata dia, siap mencarikan pekerjaan bagi yang sudah lulus. Sebaiknya, mereka yang masih pelajar akan diberikan jalur khusus masuk sekolah. Hal itu diharap memberikan semangat tersendiri bagi atlet serta memacu atlet yang lain.

“Koni harus bagus. Atlet Kota Madiun juga harus bagus. Komitmen ini semoga membawa olahraga Kota Madiun semakin maju dan juara,” pungkasnya. (ws hendro/agi/diskominfo)