MADIUN – Radio memegang peran penting dalam penyebarluasan informasi. Media elektronik berupa audio itu mampu menjangkau hingga pelosok daerah. Tak heran, keberadaan radio tetapi eksis hingga kini kendati berbagai media online dan sosial menyerbu.

‘’Saat ini media online memang menjadi salah satu sarana penyebaran informasi yang efektif. Tetapi harus diingat media online tergantung sarana internet. Sedang radio dapat menjangkau hingga daerah-daerah pelosok. Jadi saya rasa radio tetap dibutuhkan,’’ kata Walikota Madiun Maidi saat Halal Bihalal dan Jumpa Fans LPPL Radio Suara Madiun Bersama Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kota Madiun di Gor Tennis Kawasan Stadion Wilis, Selasa (25/6).

Pemerintah Kota Madiun terus berupaya menjaga eksistensi Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Suara Madiun sebagai salah satu media penyebaran informasi pemerintah daerah. Salah satunya, melalui Halal Bihalal dan Jumpa Fans ini. Kegiatan sebagai sarana untuk bersilaturahmi Sahabat Suara Madiun -sebutan pendengar setia Radio Suara Madiun-. Walikota menyebut pendengar setia harus terus menapat perhatian. Harapannya, tetap setia mengakses radio sebagai salah satu sumber informasi.

‘’Informasi menjadi kebutuhan saat ini. Pemerintah daerah wajib memfasilitasi masyarakat dalam mengakses informasi. Pemerintah Kota Madiun memiliki berbagai macam media penyebaran informasi yang dapat diakses masyarakat. Ini juga menjadi salah satu program Mada, khususnya Madiun Kota Terbuka,’’ lanjutnya.

Selain itu, peran KIM juga tak dapat dipisahkan dalam penyebaran informasi. KIM menjadi garda terdepan lantaran bersentuhan langsung dengan masyarakat. Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Kominfo juga terus melakukan pembinaan. Terbaru, KIM tidak hanya menjadi agen penyebar informasi. Namun, juga siap mengharumkan nama Kota Madiun dengan keikutsertaan dalam Anugerah Pewarta Warga (APW) tingkat provinsi dalam waktu dekat ini.

‘’KIM kita sudah bagus. Tidak hanya menyebarluaskan berita. Tetapi juga menjadi penangkal hoax. Saya berharap KIM dan media-media penyebaran informasi milik Pemerintah Kota Madiun turut berkontribusi dalam menekan berita-berita hoax di masyarakat,’’ jelasnya.

Kepala Dinas Kominfo Kota Madiun Subakri menyebut LPPL Radio Suara Madiun sudah menjangkau hingga ke sejumlah daerah tetangga. Di antaranya, Kabupaten Madiun, Magetan, Bojonegoro, Tuban, Ngawi, Ponorogo, hingga Kabupaten Trenggalek. Jangkauan luas ini tentu memberikan keuntungan tersendiri. Setiap event yang disosialisasikan dapat diterima masyarakat luar Kota Madiun. Harapannya, mereka dapat datang meramaikan. Artinya, turut mendongkrak perekonomian di Kota Madiun.

‘’Kami terus berinovasi dengan program-program menarik agar tetap dinanti pendengar setia. Radio cukup melengkapi media-media penyebaran informasi Dinas Kominfo,’’ ungkapnya. (ws hendro/agi/diskominfo)