Madiun – Pemenuhan keterbukaan informasi publik tidak lepas dari peran PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) sebagai garda depan dalam mengelola informasi. Keberadaan PPID menjadi penting mengingat tingginya kebutuhan masyarakat akan informasi mengharuskan badan publik untuk memenuhi kebutuhan tersebut secara cepat dan mudah. Kelancaran PPID Utama dalam pemenuhan informasi pun tidak lepas dari peran PPID pembantu yang wajib ada di setiap badan publik milik Pemerintah. Maka dari itu, PPID Utama mengupayakan peningkatan koordinasi melalui monev yang dilaksanakan 2 kali disetiap tahunnya.

Monev yang bukan hanya bertujuan untuk melihat sejauh mana kinerja PPID Pembantu dalam mencukupi pemenuhan informasi bagi masyarakat, namun juga mendengar masukan-masukan dari admin PPID Pembantu dalam mengelola informasi pemerintah di Pemkot Madiun. Salah satu yang menarik adalah masukan untuk dibentuknya komunitas bagi para admin PPID Pembantu di Kota Madiun.

“Alangkah baiknya untuk mempermudah koordinasi selain grup WA dibuat juga komunitas mbak. Melalui komunitas yang dibentuk kita sebagai admin bisa lebih akrab dan saling membantu dalam menjalankan tugas PPID”, ujar Ahmadi admin PPID BPBD Kota Madiun.

Dalam setiap monev PPID Utama Kota Madiun selalu menampung semua saran dan masukan dari PPID Pembantu. Bukan hanya itu saja, PPID Utama berusaha mencarikan solusi dengan berkoordinasi langsung dengan Pejabat di PPID Utama sebagai tindak lanjutnya.