MADIUN – Momen bersejarah kembali terulang. Pasalnya pada Jum’at (21/12) Walikota Sugeng Rismiyanto telah meresmikan delapan hasil pembangunan tahun 2018, sekaligus melakukan penanda tanganan prasasti.

Embung Pilangbango Kota Madiun, dipilih sebagai tempat seremoni acara yang dihadiri oleh Kapolres Madiun kota, Dandim, Sekda, Ketua DPRD beserta jajaran, Kajari, dan Perwakilan Organisasi Perangkat Daerah.

Ke delapan pembangunan yang diresmikan tersebut di antaranya adalah, Pembangunan Taman Hutan Kota Madiun, Peningkatan Jl. Kalisono Menuju Perum Rejomulyo, Normalisasi Saluran Slarangan Kota Madiun, Pembangunan Jembatan Setia Yasa, Normalisasi Saluran Kartini Kota Madiun, Pembenahan Lapangan Sepak Bola Kelurahan Taman, Pembangunan Jl.Pagu Indah-Widodo Kencono, Pembangunan Embung Pilangbango Kota Madiun.

Dalam sambutannya, Walikota mengatakan bahwa pembangunan ini merupakan bukti upaya pemerintah dalam memberikan manfaat dan fasilitas kepada masyarakat. Selain itu pembangunan merupakan program nawacita dari presiden.

“Pembangunan infrastruktur merupakan upaya untuk pembangunan secara merata. Artinya dengan infrastruktur, pemerintah dapat memberikan akses kepada kemakmuran masyarakat,” jelasnya.

Pembangunan di Kota Madiun, kata dia, merupakan cara Pemkot untuk meretas akses dari kelurahan satu dan lainnya. “Selain itu juga digunakan untuk memberdayakan atas kemampuan lokal yang ada. Di sini (Embung Pilangbango, red) , juga dapat dijadikan sebagai sarana rekreasi yang dapat meningkatkan daya saing ekonomi daerah,” ujarnya.

Sugeng berharap dengan adanya pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kota Madiun, dapat mendorong tumbuhnya usaha mikro kecil menengah (UMKM) di beberapa tempat pembangunan yang baru saja diresmikannya.

Senada dengan hal di atas, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Madiun Suwarno berharap dengan diresmikannya hasil pembangunan tahun 2018, masyarakat Kota Madiun dapat memiliki banyak pilihan untuk rekreasi di dalam kota.

“Seremoni ini diharapkan dapat membuat Kota Madiun lebih tertata dan normalisasi untuk saluran-saluran air yang ada sehingga Madiun tidak ada banjir,” tandasnya.
(ws hendro/kus/farid/ayu/diskominfo)

#100ThMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#KotaKarismatikMadiun