MADIUN – Event Madioen Tempo Doeloe menjadi awal kegiatan yang khusus menampilkan kenangan masa lampau terkait Kota Karismatik. Sehingga, generasi sekarang juga bisa melihat dan menyaksikan warisan budaya yang telah ada sejak zaman nenek moyang. Bahkan, turut melestarikannya di masa mendatang.

Dalam pembukaan kegiatan tersebut pada Jumat (21/12), Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto mengapresiasi event yang terselenggara di Jalan Abdurahman Saleh itu. “Ini upaya yang bersifat edukatif,” ujarnya saat memberikan sambutan pembukaan Madioen Tempo Doeloe.

Acara yang diinisiasi Dinas Kebudayaan Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga itu juga menggandeng komunitas sejarah dan benda-benda antik di Kota Madiun. Dengan berbagai masukan, akhirnya terselenggara event yang spektakuler.

Dalam gelaran tersebut, berbagai benda-benda yang khas di masa lampau tersaji dengan rapi. Seperti, sepeda onthel, motor dan vespa tua, keris, lukisan, dan furnitur. Selain itu, juga ada berbagai makanan tradisional yang dapat dinikmati pengunjung.

Sugeng berharap, kegiatan ini dapat mendatangkan manfaat. Salah satunya pengembangan UMKM. Misalnya, dengan membangkitkan lagi makanan tradisional yang dikemas lebih modern dan menarik.

“Setiap generasi harus menciptakan satu inovasi. Di era revolusi industri 4.0 tidak meninggalkan warisan masa lampau,” paparnya.

Sementara itu, event Madioen Tempo Doeloe juga diisi dengan berbagai pagelaran kesenian. Seperti, wayang kulit dan karawitan, serta tari tradisional. “Juga ada penampilan pencak silat dari seluruh perguruan pencak silat yang ada di Kota Madiun,” tandasnya. (dhevit/irs/diskominfo)

#100ThMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#KotaKarismatikMadiun