MADIUN – Pelaksanaan Hari Raya Natal 2018 tinggal sepekan lagi. Selanjutnya, disusul dengan perayaan tahun baru 2019. Menyambut kedua momen besar itu, tiga pilar di Kota Madiun pun meningkatkan koordinasi menjaga kondusifitas wilayah.

Sekretaris Daerah Kota Madiun Rusdiyanto menuturkan, koordinasi dan persiapan, baik pemantauan Natal maupun Tahun Baru, sudah dilakukan oleh jajaran tiga pilar di Kota Madiun. ‘’Juga persiapan pos-pos pantau. Ada beberapa titik pos pantau yang dibangun,’’ ujarnya saat menghadiri Video Conference (Vicon) bersama Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian di Ruang Rapat Bhara Daksa Polresta Madiun, Rabu (19/12).

Tak hanya pos pantau, Pemkot juga terus membahas rekayasa lalu lintas demi kelancaran bersama pada saat Nataru. Koordinasi rencananya masih akan terlaksana satu kali lagi. Setelah itu, baru disosialisasikan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Rusdiyanto mempersilakan masyarakat yang ingin merayakan Natal dan Tahun Baru. Namun, yang perlu diperhatikan adalah tetap menjaga kondusifitas kota. ‘’Tetap jaga persatuan dan kesatuan. Serta, ketenteraman dan ketertiban,’’ imbuhnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam vicon menjelaskan bahwa berbagai upaya untuk menjaga kondusifitas RI telah dijabarkan di tingkat pusat. Diapun mengimbau agar jajaran Polri di tingkat daerah bisa melaksanakan kegiatan yang sama.

Beberapa hal yang menjadi fokus perhatian tahun ini adalah antisipasi serangan terorisme dan sweeping oleh sejumlah kelompok tertentu. Juga terkait keamanan dan kelancaran arus mudik-balik Nataru. Serta, kestabilan harga sembako.

‘’Ini semua perlu didukung oleh pemerintah daerah setempat dan juga masyarakat. Dengan koordinasi yang baik, maka Nataru akan berjalan lancar,’’ tandasnya. (Nurdiono/irs/rama/ayu/diskominfo)

#100ThMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#KotaMadiunKarismatik