MADIUN – Tak hanya mengerjakan kewajiban, Aparatur Sipil Negara (ASN) juga dituntut untuk menciptakan inovasi. Terutama, dalam meningkatkan pelayanan masyarakat dan efisiensi kerja. Sehingga, berpengaruh terhadap semakin cepatnya pembangunan suatu daerah.

Hal tersebut disampaikan oleh Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto saat menjadi narasumber dalam Motivasi Kepemimpinan dan Kepribadian ASN di Gedung Diklat, Selasa (18/12). ‘’ASN bagian dari leadership. Kalau tidak punya itu, merugi,’’ ujarnya di hadapan para peserta Diklat.

Karena itu, Sugeng mengimbau kepada para ASN di lingkungan Pemkot Madiun untuk menciptakan inovasi. Minimal satu kali dalam karirnya sebagai pegawai negeri sipil (PNS). Hal ini, menurut Sugeng, penting dilakukan untuk senantiasa menjaga kualitas kinerja mereka.

Sugeng tak menampik bahwa menciptakan inovasi bukan perkara mudah. Namun, bukan berarti tak dapat dilakukan. Karena itu, hal pertama yang harus diubah adalah mindset. ‘’Jangan menunggu pekerjaan datang, tapi cari pekerjaan lalu segera selesaikan,’’ tegasnya.

Tak hanya itu, perencanaan yang matang juga perlu dilakukan. Bahkan, sampai ke tahap penganggaran, implementasi, hingga evaluasi. Dengan perencanaan yang baik, diharapkan proses pembangunan juga dapat terlaksana secara lancar.

Namun, Sugeng juga mengimbau agar para ASN selalu berpegang teguh pada aturan yang berlaku. Dalam pelaksanaan tugas pemerintahan, peraturan merupakan panglima. ‘’Karena itu, semua harus berjalan sesuai aturan,’’ imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BKD Kota Madiun Haris Rahmanudin di akhir penyelenggaran kegiatan tersebut menuturkan bahwa diklat ASN telah terlaksana selama 5 hari. Dimulai sejak 14 hingga 18 Desember. ‘’Dengan kegiatan ini kami berharap, agar para ASN dapat mengubah mindset dalam rangka memberikan inovasi dan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat Kota Madiun,’’ tandasnya. (Dhevit/irs/iko/ayu/diskominfo)

#100ThMadiun
#IndonesiaBicaraBaik
#KotaMadiunKarismatik