MADIUN – Memasuki minggu kedua bulan Desember ini, evaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot setempat terus digenjot. Baik untuk pembangunan fisik maupun non fisik. Terutama pembangunan di tingkat kelurahan. Walikota Sugeng Rismiyanto sengaja turun langsung mengevaluasi sejumlah pembangunan tersebut.

‘’100 persen semua usulan hasil murenbang 2018 masuk APBD Kota Madiun tahun anggaran 2019 nanti,’’ ungkap Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto saat menemui warga Ngegong, Selasa (11/12).

Namun, lanjutnya, bukan berarti tugas selesai. Masyarakat Kelurahan Ngegong wajib mengawasi. Selain itu, ikut membantu merawat fasilitas umum (fasum) milik Kelurahan Ngegong dan Pemkot Madiun. Walikota juga menghimbau segera melaporkan jika terdapat fasum yang rusak. Harapannya, fasum dapat segera dinikmati masyarakat.

‘’Dicek salurannya dan jalan-jalan yang sudah terlihat tidak layak. Mumpung sebentar lagi musrenbang (musyawarah rencana pembangunan). Segera saja diusulkan untuk pelaksanaan di 2020,’’ terangnya.

Selain itu, masyarakat diharap juga peduli dengan keadaan sosial. Laporan yang diterimanya, terdapat 41 pengangguran di Kelurahan Ngegong. Kendati relatif kecil, Lurah diharap serius mendampingi warganya. Aktif memberikan informasi dan mengusulkan pelatihan yang diperlukan.

‘’Kalau data jelas, Pemkot dapat menentukan perusahaan yang dapat membutuhkan tenaga kerja yang sesuai keahlian dan kemampuan yang dimiliki,’’ tutur Walikota.

Walikota mengajak masyarakat Kota Madiun untuk mandiri dan menjadi pribadi yang membangun lewat usulannya. Masyarakat harus aktif saat musrenbang. Partisipasi masyarakat secara langsung ini penting dalam pembangunan Kota Madiun.

‘’Kita semua ini bagian dari solusi yang ada di Kota Madiun. Bukan walikotanya saja,’’ kata mantan akademisi ini.

Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam pembangunan juga salah satu bentuk demokrasi Pancasila yang seutuhnya. Masyarakat juga memilih pembangunan yang harus dilaksanan terlebih dulu sesuai dengan skala prioritas kinerja kepala daerah.

‘’Ajukan usulan pembangunan melalui musrenbang, jangan meminta kepada Walikota, ataupun pejabat pemerintah lainnya,’’ pungkasnya. (mamad/adit/diskominfo)

#100ThMadiun
#KotaMadiunKarismatik
#IndonesiaBicaraBaik