MADIUN – Dalam rangka mempersiapkan karir dan meningkatkan kesiapan pemuda pemudi Kota Madiun untuk melanjutkan ke sekolah kedinasan, Pemkot pun melaksanakan Pelatihan Putra Putri Berprestasi.

Bertempat di Gedung Diklat Kota Madiun, acara tersebut diikuti oleh sekitar 270 siswa SMA/SMK berprestasi se Kota Karismatik. Pembukaan pelatihan pun terlaksana sejak Kamis (15/11).

Melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata Kepemudaan dan Olah Raga (Disbudparpora) Kota Madiun, Pemkot menggandeng TNI dan Polri untuk membina para pemuda generasi penerus bangsa tersebut.

“Pelatihan akan diadakan selama 3 hari,” ujar Kepala Disbudparpora Kota Madiun Agus Purwowidagdo. Selanjutnya, dia menjelaskan bahwa materi yang diberikan ini akan berkaitan dengan sekolah kedinasan.

Di hari pertama, para siswa dibekali dengan pengarahan umum. “Disampaikan oleh Walikota, Dandim dan Kapolres pagi tadi,” imbuhnya.

Sedangkan, pada hari kedua dan ketiga akan mengulas materi seputar kesegaran jasmani, baris berbaris, kesehatan dan psikologis.

“Jadi dari komponen tes kedinasan kita coba terapkan sebagai materi disini,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Walikota Sugeng Rismiyanto dalam sambutannya berpesan bahwa generasi muda harus menjadi pahlawan di masa kini.

” Indonesia telah merdeka. Maka dari itu, kita harus jadi pahlawan dan pejuang yang mengisi kemerdekaan. Dengan cara berkreasi dan berinovasi untuk lingkungan kita,” tutur Sugeng.

Dia mencontohkan capaian membanggakan SINOVIK Dopari Sakatu. Berkat inovasi yang berasal dari SDN Mojorejo 2 Taman tersebut, Kota Madiun menjadi TOP 40 se-Indonesia dan berhasil menyisihkan ribuan peserta lainnya.

“Pahlawan zaman now harus berinovasi sesuai dengan bidangnya. Itulah cara kita mengisi kemerdekaan sekarang,” ungkapnya.

Sugeng berharap, dengan adanya pelatihan putra putri berprestasi ini, dapat meningkatkan daya saing generasi muda Kota Madiun untuk menjawab tantangan dunia. (dhevit/kus/yolla/diskominfo)

#100ThMadiun
#KotaMadiunKarismatik