MADIUN – Kemajuan Kota Madiun tak akan berjalan baik tanpa partisipasi aktif dan peran serta dari pemerintah, masyarakat, hingga aparat hukum. Keterbukaan informasi dari pemerintah ke masyarakat menjadi kunci sinergitas demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif.

” Artinya dijelaskan, jalin musyawarah. Nantinya masyarakat pasti akan paham apa yang sedang direncanakan oleh¬†kelurahannya,” jelas Walikota Sugeng Rismiyanto.

Hal tersebut yang coba ditekankan oleh Sugeng saat menyambangi masyarakat di Kelurahan Banjarejo, Senin (12/11).

Tak hanya menyampaikan paparan, dalam kesempatan itu Sugeng juga memberikan piagam penghargaan atas capaian Kelurahan Banjarejo yang berhasil menjadi juara 3 dalam lomba Penggerak Legalitas Usaha Mikro Kecil.

Menurutnya, inovasi dan pengharagaan semacam inilah yang menjadi pemacu Kota Madiun untuk menjadi lebih baik lagi. “Inovasi itu penting. Tanpa Kelurahan, Pemerintahan Kota tidak akan berjalan,” tegasnya.

Sugeng pun menghimbau agar kelurahan segera mempersiapkan perencanaan diri dalam merancang program kerja untuk tahun 2020. Khususnya, di wilayah kerja Kelurahan Banjarejo.

Selain itu, dalam kesempatan ini Sugeng juga berpesan kepada masyarakat Kelurahan Banjarejo untuk menerapkan prinsip LUBER (Langsung Umum Bebas Rahasia) dalam pemilihan kepala daerah. Pasalnya, hal tersebut merupakan kunci keamanan dan kondusifitas di suatu wilayah menjelang Pemilu.

Sementara itu, Lurah Banjarejo Sukardjono melaporkan program pembangunan yang telah dan sedang berjalan di wilayahnya. Antara lain, pembangunan dan normalisasi saluran. “Normalisasi saluran sudah terealisasi di dua jalan yaitu Jalan Ngebong dan Jalan Bhayangkara,” terangnya.

Dia berharap, kunjungan kerja Walikota di tiap-tiap kelurahan yang ada di Kota Madiun dapat mempererat tali silaturahmi dan efisiensi penyampaian program kerja yang telah dilakukan. (Rahmad/kus/iko/diskominfo)

#100ThMadiun
#KotaMadiunKarismatik