Madiun – Pemkot Madiun terus mengupayakan peningkatan keterbukaan informasi. Hal ini mengingat laju perkembangan digital di era industri 4.0 sangat pesat dimana memungkinkan masyarakat memperoleh informasi dari berbagai sarana. Disini peran penting Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) menjadi gawang dalam penyebaran informasi khususnya informasi penyelenggaraan pemerintahan. “Pastinya mempermudah kami (Kecamatan Taman) menginformasikan kegiatan yang ada di Kecamatan Taman,”ungkap Sri Wiani Pejabat PPID Pembantu Kecamatan Taman disela-sela menerima kunjungan Tim Monev PPID Utama Kota Madiun.

Monitoring dan evaluasi PPID Utama Pemkot Madiun untuk mengecek kelengkapan PPID Pembantu disemua instansi Pemkot Madiun. Sebagai upaya ketertiban adminstrasi dan kelayakan sarpras dan optimalisasi PPID Pembantu. Keterbukaan informasi juga didukung dengan terpasangnya Wireless Fidelity (WiFI) lebih dari seribu titik yang tersebar di fasilitas umum Kota Madiun. Masyarakat dapat mengakses dengan gratis akses informasi dari halaman PPID Utama Kota Madiun maupun PPID Pembantu.

Tidak hanya informasi yang bisa didapat oleh masyarakat Kota Madiun. Bahkan masyarakat Dapat memajang informasi usaha maupun produk usahanya diweb PPID. Efeknya dapa tmeningkatkan perekonomian didaerah tersebut.“Selain info dari kelurahan kanigoro, juga mempromosikan produk dari home industry dari warga kelurahan Kanigoro,”ungkap Ester Kristanti admin dari PPID Pembantu Kelurahan Kanigoro.

Keterbaatasan dan kurangnya personil yang memahami IT masih menjadi masalah yang klasik. Hampir disetiap kantor kelurahan dan kecamatan mengeluhkan kurangnya SDM mumpuni. Sebenarnya ketika PPID Pembantu sudah berjalan, dapat memotong pelayan yang ada diintansi pemerintahan. Baik untuk pelayanan informasi maupun pelayanan publik lainnya. Karena hal tersebut, salah satu tujuan dibentuk PPID Pembantu.